Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jagat Satwa Nusantara: Edukasi Anak jadi Kunci Cegah Kekerasan terhadap Satwa

3 Minggu, 09 Agu 2026, 19:15 WIB | Oleh:
Jagat Satwa Nusantara: Edukasi Anak jadi Kunci Cegah Kekerasan terhadap Satwa Jagat Satwa Nusantara: Edukasi Anak jadi Kunci Cegah Kekerasan terhadap Satwa Doc: RRI/Hana Syarif

JAKARTA – Edukasi mengenai perlindungan satwa harus dimulai dari lingkungan terdekat, terutama keluarga. Hal itu disampaikan Direktur Operasional Jagat Satwa Nusantara, Fardhan Khan, Minggu (9/8).

Menurut Fardhan, masyarakat perlu dibiasakan untuk tidak menyakiti satwa yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi tersebut penting diberikan sejak usia anak agar mereka memahami cara memperlakukan satwa dengan baik.

“Aku pernah ngobrol sama temen-temenku, ada anak kecil yang kurang diedukasi sama orang tuanya. Kalau ada kucing lewat ditendang, diangkat ekornya, menurutku dari lingkungan terdekat kita dulu,” ucap dia dalam acara Run for Animals 2026, di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Fardhan mengatakan, kucing dan anjing merupakan satwa yang paling sering ditemui masyarakat. Hal ini, menurutnya, dapat menjadi pintu masuk untuk menanamkan kepedulian terhadap satwa.

Ia menambahkan, memperlakukan satwa dengan baik perlu dibangun dari lingkungan keluarga sebelum diperluas ke isu konservasi. “Dari orang terdekat kita, baik anak, keponakan, sepupu, bahwa jangan menyakiti satwa dari yang level umum dulu,” kata dia.

Ia pun meminta masyarakat untuk tidak menggeneralisasi seluruh kebun binatang atau lembaga konservasi berdasarkan kasus yang terjadi pada oknum tertentu. Fardhan mengatakan, terdapat lembaga konservasi yang tetap memperhatikan kesejahteraan dan kesehatan satwa atau animal welfare dalam pengelolaannya.

Menurut dia, berbagai kasus terkait pengelolaan satwa memang perlu menjadi perhatian dan evaluasi bersama. Namun, hal tersebut tidak seharusnya membuat masyarakat menganggap seluruh lembaga konservasi memiliki pengelolaan yang buruk. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Polri Mutasi 264 Perwira Ti...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.