Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemkomdigi Bangun 2.000 Kampung Internet demi Wujudkan Transformasi Digital

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 19:00 WIB | Oleh:
Kemkomdigi Bangun 2.000 Kampung Internet demi Wujudkan Transformasi Digital Doc: RRI/Josua Sihombing
Ket. Staf Khusus Menkomdigi Bidang Kepemudaan dan Startup, Alfreno Kautsar Ramadhan

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), telah membangun 2.000 Kampung Internet, yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Hal itu disampaikan Stafsus Menkomdigi Bidang Kepemudaan dan Startup Menkomdigi, Alfreno Kautsar Ramadhan.

Ia menuturkan bahwa pembangunan Kampung Internet ini, menjadi langkah nyata pemerintah dalam pemerataan akses internet. Konektivitas ini dikatakannya, ditujukan untuk kampung ataupun desa-desa yang sama sekali belum tersambung ke jaringan internet.

"Kampung Internet hari ini sudah menyentuh kurang lebih 2.000 titik di seluruh Indonesia. Nah, kita menerbitkan konektivitas untuk desa-desa yang belum pernah punya fiber connectivity," kata Alfreno, saat diskusi panel Hari Game Indonesia (HARGAI) 2026, di Garuda Sparks Innovation Hub, Jakarta, Sabtu (8/8).

Dengan terkoneksinya 2.000 kampung atau desa tersebut, maka masyarakat akan secara mudah mengakses berbagai kebutuhan di ruang digital. Hal ini ditegaskan Alfreno, menjadi langkah Kemkomdigi menunjung tinggi prinsip transformasi digital.

Ia menuturkan bahwa dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi digital, haruslah berlandaskan pada prinsip 3C. Ketiga prinsip tersebut yakni Connectivity, Catalyst, dan Competency (konektivitas, katalisasi, dan kompetensi).

Melalui konektivitas tersebut, masyarakat dapat mengembangkan kompetensi (competency) digitalnya di kampung ataupun desa. Sehingga dari pengembangan kompetensi digital ini, akan terwujud katalisasi (wadah) sebagai ekosistem pemanfaatan teknologi digital.

"Mungkin teman-teman yang dulu perlu ke kelurahan-kelurahan, perlu ke kabupaten untuk mendapatkan internet connectivity yang oke untuk upload. Sekarang sudah bisa kita koneksikan di dalam desa-desa tersebut," ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.