Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mapolda DIY Disiapkan Jadi Pusat Keamanan Terpadu Berbasis Teknologi dan Kolaborasi

📅 Senin, 04 Mei 2026, 12:10 WIB | Oleh:
Mapolda DIY Disiapkan Jadi Pusat Keamanan Terpadu Berbasis Teknologi dan Kolaborasi Doc: Dok. Pemda DIY

SLEMAN - Transformasi ancaman di era digital menuntut pendekatan baru dalam menjaga keamanan publik. Tidak lagi terbatas pada bentuk fisik, risiko kini hadir melalui kejahatan siber, disinformasi, hingga menurunnya kepercayaan masyarakat. Dalam konteks ini, pembangunan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta diarahkan untuk menjawab tantangan tersebut melalui sistem kerja yang terintegrasi, adaptif, dan bertumpu pada kolaborasi serta pemanfaatan teknologi, dengan manusia tetap menjadi pusat pengabdian.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyampaikan hal itu saat peletakan batu pertama pembangunan Mapolda DIY di Jalan Bibis, Godean, Kabupaten Sleman, Minggu (3/5/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Kepolisian RI, Listyo Sigit Prabowo, bersama Kapolda DIY Anggoro Sukartono dan GKR Condrokirono. Momentum ini dipandang sebagai langkah awal strategis dalam mempertegas arah pengabdian kepolisian untuk menghadirkan keamanan sekaligus kemaslahatan bagi masyarakat.

“Saya berharap gedung ini dirancang bukan sekadar sebagai ruang kerja, melainkan sebagai arsitektur peradaban masa depan, dengan menghadirkan command center yang terintegrasi, ruang kolaborasi sosial dan lintas sektor, fasilitas pelatihan berbasis simulasi, hingga ekosistem kerja yang adaptif, dengan tetap menempatkan manusia sebagai pusat kesadaran dan pengabdian,” jelas Sri Sultan.

Menurut Sri Sultan, peningkatan ancaman kejahatan siber harus direspons secara cepat, tepat, dan berintegritas. Karena itu, Mapolda DIY diharapkan berkembang menjadi sistem keamanan terpadu melalui lima pilar: penguatan keamanan konvensional, data-driven policing hub, social listening and sentiment intelligence system, cyber security defence center, serta decision intelligence and knowledge system.

“Maka Mapolda sejatinya bukan hanya penjaga hukum, melainkan penjaga keteraturan hidup bersama, penjaga harmoni antara negara dan masyarakat,” pungkas Sri Sultan.

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan ini sebagai ruang pembentukan sumber daya manusia Polri yang presisi, humanis, dan berkesadaran. “Saya menaruh harapan besar, semoga seluruh proses pembangunan ke depan dapat berjalan lancar, sehingga kelak menghadirkan institusi yang kokoh secara infrastruktur, cerdas dalam sistem, serta semakin dekat dengan rakyat dalam pengabdian,” tutupnya.

Sementara itu, Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam pembangunan Mapolda DIY, termasuk Keraton Yogyakarta yang telah memberikan izin pemanfaatan Sultan Ground.

“Tentunya kita memahami bahwa ini adalah titipan amanah terkait dengan pembangunan ini sebagaimana tema dari pembangunan yaitu Membangun Bhayangkara Presisi, Hamemayu Hayuning Bawono”. Artinya bagaimana kita memiliki makna untuk bisa menjaga, memperbaiki, dan menciptakan keindahan serta keharmonisan bermasyarakat, yang tentunya ini sejalan dengan Tri Brata dan Catur Prasetya,” tutur Listyo Sigit.

Menanggapi harapan Gubernur DIY terkait fungsi Mapolda bagi masyarakat, Kapolri memastikan kehadiran fasilitas ini tidak hanya berperan sebagai pusat pengembangan layanan dan peningkatan kapasitas personel dalam resolusi konflik, tetapi juga menjadi ruang aman yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan mengusung konsep smart city, Mapolda DIY direncanakan turut menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia berbasis teknologi yang didukung Artificial Intelligence (AI). Pendekatan ini diharapkan mampu membantu kepolisian menghasilkan rekomendasi tindakan yang tepat dalam merespons berbagai persoalan, sehingga setiap langkah yang diambil menjadi lebih presisi.

“Ke depan kita harapkan Polda DIY betul-betul bisa memberikan layanan yang optimal terhadap Daerah Istimewa Yogyakarta yang kita kenal sebagai kota budaya, kota pariwisata, kota pendidikan,” tambah Listyo Sigit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Sepanjang Hari Jumat Ini Cu...

Malam Puncak Hut Jakarta Tersedia 21 Tempat Parkir

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Malam Puncak Hut Jakarta Te...
Luar Negeri
Sedikitnya 188 Orang Tewas ...
Luar Negeri
Sekjen PBB Sangat Sedih ata...

Perhatikan 12 Rute Alternatif, Sambut Puncak HUT Jakarta

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perhatikan 12 Rute Alternat...

Dukung Zero 2027, Kemenhub Buat Aplikasi Sumba

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Dukung Zero 2027, Kemenhub ...
Kejutan Besar, Ekuador Lolos ke 32 Besar Usai Taklukkan Jerman 2-1 pada Laga Terakhir Grup E

Kejutan Besar, Ekuador Lolos ke 32 Besar Usai Taklukkan Jerman 2-1 pada Laga Terakhir Grup E

26 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.