Harga Telur Anjlok Peternak Menjerit! Sejumlah Solusi Disiapkan Kemendag
📅 Rabu, 12 Agu 2026, 21:32 WIB | Oleh: OpikJAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyampaikan sejumlah langkah pemerintah untuk mengatasi persoalan harga telur dan daging ayam yang masih rendah di tingkat peternak, sementara harga di tingkat konsumen relatif tinggi.
Menurutnya, salah satu upaya pemerintah membantu peternak adalah memperpanjang program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) pakan hingga Desember 2026, sehingga peternak dapat memperoleh pakan dengan harga terjangkau.
Selain itu, pemerintah mengandalkan penyerapan telur dan daging ayam melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Budi, program tersebut dapat membantu meningkatkan penyerapan produk peternak.
"Kemudian penyerapan di SPHP ya, jadi SPHP ini sangat membantu atau MBG sangat membantu untuk penyerapan produk-produk telur dan daging (ayam)," ujar Budi di kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (12/8).
Budi menambahkan, Kementerian Perdagangan juga telah melakukan penjajakan bisnis atau business matching antardaerah sebagai upaya menghubungkan wilayah yang mengalami surplus produksi dengan daerah yang kekurangan pasokan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan langkah tersebut terutama diarahkan untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Indonesia bagian timur.
"Dari beberapa hari yang lalu kita sudah melakukan business matching antarwilayah. Jadi kita ingin menyuplai dari yang daerah surplus ini ke daerah yang kurang ya, artinya kurang pasokannya, terutama di wilayah timur," katanya.
Budi menyebut pertemuan antarpelaku usaha dari sejumlah daerah telah dilakukan beberapa kali melalui pertemuan daring.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah berharap distribusi telur dan daging ayam dari daerah surplus ke daerah yang membutuhkan dapat segera direalisasikan.
"Kemarin sudah berapa kali zoom meeting, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa dikirim," jelasnya.
Berdasarkan harga rata-rata nasional, harga telur saat ini berada di kisaran Rp26.000 per kilogram, sedangkan harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan sebesar Rp30.000 per kilogram. Adapun harga ayam berada di kisaran Rp36.000 per kilogram dengan harga acuan Rp40.000 per kilogram. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!