Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Persaudaraan, Festival Golo Koe Perayaan Pertemukan Iman dan Tradisi di Labuan Bajo

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 13:23 WIB | Oleh:
Perkuat Persaudaraan, Festival Golo Koe Perayaan Pertemukan Iman dan Tradisi di Labuan Bajo Doc: Antara foto/HO-Kementerian Pariwisata
Ket. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat menyapa masyarakat dalam Festival Golo Koe 2026 di Kawasan Waterfront City, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (10/8).

JAKARTA - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut penyelenggaraan Festival Golo Koe yang diselenggarakan pada 10 sampai 15 Agustus 2026 sebagai sebuah perayaan yang mempertemukan iman, tradisi, dan kehidupan masyarakat Manggarai dalam ruang yang terbuka bagi siapa saja.

"Di sinilah saya melihat kekuatan Festival Golo Koe. Wisatawan hadir untuk experience Labuan Bajo secara lebih utuh, sementara masyarakat tetap menjadi pelaku utama yang menentukan bagaimana identitasnya diperkenalkan kepada dunia," kata Widiyanti dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Dalam pembukaan festival yang digelar di Kawasan Waterfront City, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Senin (10/8), Widiyanti mengatakan Festival Golo Koe 2026 merupakan bukti bahwa pariwisata tidak selalu dibangun melalui kemegahan atraksi, tetapi juga dapat bertumpu pada nilai-nilai spiritual, budaya, dan kemanusiaan yang tumbuh dari masyarakat.

Mengusung tema "Maria Assumpta Nusantara", Festival Golo Koe memadukan prosesi religi, atraksi budaya, pameran UMKM, serta beragam pertunjukan seni lokal dalam satu perayaan yang merefleksikan kekayaan tradisi sekaligus semangat kebersamaan masyarakat.

Mulai dari pentas seni budaya Nusantara, pameran ekonomi kreatif dan kuliner lokal, edukasi ekologis dan aksi penanaman pohon, pertunjukan tari Caci, karnaval budaya, Prosesi Akbar Maria Assumpta Nusantara hingga ekaristi agung.

Tahun ini, Festival Golo Koe yang menargetkan 50 ribu pengunjung dengan nilai perputaran ekonomi yang diharapkan melampaui capaian tahun sebelumnya.

"Inilah pariwisata berkualitas, ketika pengalaman wisatawan tumbuh bersama manfaat ekonomi dan keberlanjutan kehidupan lokal," ujarnya.

Widiyanti kemudian menambahkan bahwa pada tahun ini Festival Golo Koe kembali masuk dalam jajaran Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) sejak terakhir kali pada 2024 lalu. Ini menegaskan posisinya sebagai salah satu agenda unggulan pariwisata Indonesia.

Selain mengangkat kebudayaan masyarakat sekitar, festival diharapkan dapat memutar roda perekonomian. Widiyanti menyebut pada 2025, Festival Golo Koe mencatatkan kunjungan lebih dari 45 ribu wisatawan. Festival tersebut melibatkan 173 pelaku UMKM, 883 pekerja seni, serta menciptakan 1.473 kesempatan kerja dengan perputaran ekonomi mencapai Rp2,82 miliar.

Ia turut mengapresiasi Keuskupan Labuan Bajo, Keuskupan Ruteng, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, dan seluruh pihak yang secara konsisten bergotong royong membangun Festival Golo Koe sebagai ruang kolaborasi yang berkualitas, hingga menjadi salah satu event unggulan Indonesia.

Uskup Labuan Bajo Maksimus Regus mengatakan kehadiran Festival Golo Koe menjadi bagian dari promosi pariwisata sekaligus itikad bersama untuk menjaga keberlanjutan pariwisata Labuan Bajo.

"Kita ingin agar ruang pariwisata yang bertumbuh dengan cepat, juga memiliki dampak konstruktif bagi kita yang ada di masyarakat lokal," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Paus Leo XIV Muncul Lagi Pa...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.