Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRIN Bersama ITS Riset Pengembangan Propeler Kapal Ikan di Probolinggo

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 23:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
BRIN Bersama ITS Riset Pengembangan Propeler Kapal Ikan di Probolinggo Doc: Antara
Ket. Tim BRIN-ITS riset kembangkan propeler kapal ikan di Pantai Bandaran, Desa/Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Rabu (12/8/2026).

Probolinggo - Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Departemen Teknik Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melakukan riset pengembangan teknologi baling-baling (propeler) kapal ikan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Riset difokuskan pada pengembangan baling-baling kapal dengan memodifikasi bentuk foil pada daun propeler agar menghasilkan daya dorong yang lebih efisien dan kegiatan riset tersebut berlangsung di Pantai Bandaran, Desa/Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Rabu.

"Keterlibatan nelayan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengembangan teknologi yang nantinya diharapkan dapat diterapkan secara langsung pada kapal ikan," kata Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo Hari Pur Sulistiono.

Menurutnya, kegiatan itu melibatkan tim ITS Surabaya, tim BRIN, Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo, Pemerintah Desa Dringu, penyuluh perikanan serta perwakilan nelayan Desa Dringu di Kecamatan Dringu.

"Riset itu sangat baik karena melibatkan nelayan sebagai pengguna langsung. Masukan dari nelayan dibutuhkan agar teknologi propeler yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan karakteristik kapal dan kondisi operasional yang mereka hadapi,”tuturnya.

Ia mengatakan kebutuhan nelayan menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pengembangan teknologi perikanan. Teknologi yang dihasilkan tidak hanya harus unggul secara teknis, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha perikanan.

“Harapannya hasil riset itu tidak berhenti pada desain atau prototipe, tetapi nantinya bisa diaplikasikan pada kapal ikan dan memberikan dampak terhadap efisiensi operasional nelayan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, tim peneliti melakukan pengumpulan informasi dan data operasional kapal bersama nelayan. Data tersebut diperlukan untuk memahami kondisi kapal, kebutuhan daya dorong serta karakteristik penggunaan propeler dalam aktivitas penangkapan ikan.

"Pengembangan baling-baling dilakukan dengan pendekatan modifikasi bentuk foil pada daun propeler. Perubahan desain tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi daya dorong sehingga kinerja kapal menjadi lebih optimal," ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan efisiensi propeler memiliki potensi memberikan manfaat ekonomi bagi nelayan. Dengan kinerja propeler yang lebih efisien, kebutuhan daya mesin pada kondisi operasi tertentu dapat ditekan sehingga berpotensi mengurangi konsumsi bahan bakar.

“Kalau efisiensi daya dorong bisa ditingkatkan, tentu akan sangat membantu nelayan. Salah satu harapan besarnya adalah konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien sehingga biaya operasional kapal dapat ditekan,” katanya.

Selain efisiensi bahan bakar, pengembangan tersebut diharapkan dapat mendukung produktivitas kegiatan penangkapan ikan karena kapal dengan sistem propulsi yang lebih optimal akan memiliki kinerja yang lebih baik sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan operasionalnya.

Ia menyambut baik kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga riset, pemerintah daerah dan nelayan. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjembatani pengembangan teknologi dengan kebutuhan nyata di lapangan.

"Perguruan tinggi dan BRIN memiliki kemampuan riset dan teknologi, sementara nelayan memiliki pengalaman lapangan. Ketika keduanya dipadukan dengan dukungan pemerintah, hasilnya diharapkan lebih tepat guna,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...

Semburan asap di Pasar Baru

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Semburan asap di Pasar Baru
Megapolitan
Antisipasi dampak abu vulka...
Advertisement
Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.