Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siaga Penuh untuk Mengantisipasi Puncak Musim Kemarau

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 23:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Siaga Penuh untuk Mengantisipasi Puncak Musim Kemarau Doc: Antara
Ket. Personel Dinas Kehutanan Jawa Barat berpatroli antisipasi kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau.

Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperketat patroli lapangan dan menetapkan siaga penuh antisipasi puncak musim kemarau karena wilayah ini telah dilanda 90 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di 72 kecamatan hingga 10 Agustus 2026.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat Kabupaten Sumedang menjadi wilayah terparah yang dihantam karhutla dengan 16 kejadian, disusul Kabupaten Majalengka 11 kejadian, dan Kabupaten Bandung sebanyak delapan kejadian.

Atas eskalasi ancaman ekologis ini, Kepala Dinas Kehutanan Jawa Barat Dodit Ardian Pancapana di Bandung, Rabu, menginstruksikan pengetatan pemantauan tutupan hutan serta penindakan potensi pemicu api guna menekan emisi gas rumah kaca dan pencemaran asap bagi kelompok rentan.

"Kami bersama berbagai pihak terus mengintensifkan patroli berkala di wilayah rawan, memantau kondisi tutupan hutan, menggalakkan sosialisasi edukatif, serta memperkuat koordinasi lintas sektor demi meminimalkan risiko karhutla," ujarnya.

Dodit menegaskan bahwa sebagian besar peristiwa karhutla dipicu oleh faktor kelalaian manusia, seperti kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan, pembakaran sampah dekat kawasan tutupan, hingga praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar saat cuaca terik dan vegetasi mengering.

"Menjaga kelestarian hutan sebagai penyangga kehidupan, penyedia air bersih, dan penyerap karbon merupakan tanggung jawab bersama," katanya.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat Teten Ali Mulku Engkun menyatakan bahwa pihak kepolisian, TNI, relawan, dan instansi daerah telah menyiagakan personel serta armada pemadam untuk memastikan respons cepat (quick response) saat titik api (hotspot) terdeteksi di area yang sulit dijangkau.

"Kesiapsiagaan personel dan peralatan penanganan kebakaran juga terus diperkuat agar dapat melakukan respons cepat apabila terjadi kejadian," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Perang Perbesar Tekanan Har...
Luar Negeri
Sedikitnya 19 Orang Tewas p...
Luar Negeri
Jepang akan Luncurkan Misi ...
Luar Negeri
855 Orang Ditangkap Kerusuh...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.