Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gandeng 11 Mitra Strategis, PTPN Group Kembangkan Ekosistem Hilirisasi Ubi Kayu

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 18:35 WIB | Oleh:
Gandeng 11 Mitra Strategis, PTPN Group Kembangkan Ekosistem Hilirisasi Ubi Kayu Doc: PTPN Group
Ket. Acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PTPN I (Persero), selaku anak usaha PTPN III, dengan 11 mitra strategis yang terdiri atas perusahaan swasta, BUMD, BUMDes, koperasi, dan yayasan. Penandatanganan berlangsung di Kantor Regional PTPN I Regional 7, Bandar Lampung, pada hari Rabu (12/8).

JAKARTA — PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN III memperkuat pengembangan komoditas ubi kayu di Provinsi Lampung melalui pembangunan ekosistem agribisnis terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PTPN I (Persero), selaku anak usaha PTPN III, dengan 11 mitra strategis yang terdiri atas perusahaan swasta, BUMD, BUMDes, koperasi, dan yayasan. Penandatanganan berlangsung di Kantor Regional PTPN I Regional 7, Bandar Lampung, pada hari  Rabu (12/8/2026).

MoU ditandatangani oleh Plt. Region Head PTPN I Regional 7, Iyan Heryanto, dan disaksikan Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, serta Direktur Pemasaran & Aset Manajemen PTPN I (Persero), Arif Budiman.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari rencana pengembangan lahan ubi kayu seluas 10.000 hektar di Lampung. Pada tahap awal, 11 mitra telah merencanakan penanaman di lahan seluas 7.313 hektare. Pengembangan lahan yang tersisa akan dilakukan secara bertahap seiring bertambahnya kemitraan dan kesiapan lahan.

Pengembangan tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi ubi kayu, tetapi juga membangun rantai nilai yang menghubungkan kegiatan budidaya dengan industri pengolahan. Dengan pendekatan itu, ubi kayu diharapkan dapat memberikan nilai tambah sekaligus mendukung ketahanan pangan dan energi.

Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, mengatakan pengembangan ekosistem ubi kayu merupakan bagian dari upaya perusahaan menciptakan rantai nilai yang lebih utuh dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Kami di PTPN III (Persero) membangun rantai nilai yang utuh, mulai dari hulu hingga hilir. Di sisi on farm, kami fokus pada optimalisasi lahan, penerapan teknologi budidaya, dan pengembangan varietas unggul berdaya hasil tinggi,” ujar Denaldy melalui keterangannya pada hari Rabu (12/8).

Menurut dia, pada sisi hilir, pengembangan diarahkan pada industri pengolahan, termasuk pemanfaatan ubi kayu sebagai bahan baku bioetanol. Dengan demikian, komoditas tersebut memiliki peluang untuk berkontribusi pada dua kebutuhan strategis, yakni pangan dan energi.

“Dengan demikian, ubi kayu memberikan kontribusi ganda, yaitu untuk ketahanan pangan dan ketahanan energi nasional, sekaligus meningkatkan pendapatan petani,” tuturnya.

Denaldy menilai keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Karena itu, PTPN III mendorong keterlibatan Pemerintah Provinsi Lampung, BUMDes, koperasi, BUMD, serta masyarakat dalam rantai nilai pengembangan ubi kayu.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap program tersebut. Menurutnya, sinergi antara PTPN III sebagai holding dan PTPN I sebagai pelaksana di lapangan diharapkan dapat mempercepat hilirisasi komoditas unggulan daerah.

“Sinergi yang digerakkan oleh PTPN III (Persero) sebagai Holding dan dilaksanakan oleh PTPN I (Persero) ini adalah langkah nyata mendorong hilirisasi komoditas unggulan daerah, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Lampung, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional,” tambahnya.

Fokus pada Budidaya dan Industri Hilir

Direktur Pemasaran & Aset Manajemen PTPN I (Persero), Arif Budiman, mengatakan implementasi program akan dilakukan secara bertahap. Tahapannya mencakup penyiapan lahan, penguatan kemitraan, pengembangan budidaya, hingga integrasi dengan industri hilir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.