Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cara Humanis Satpolairud Jaga Pesisir: Ngopi Kamtibmas Jadi Solusi Masalah Nelayan di Laut

📅 Senin, 13 Apr 2026, 14:55 WIB | Oleh:
Cara Humanis Satpolairud Jaga Pesisir: Ngopi Kamtibmas Jadi Solusi Masalah Nelayan di Laut Doc: Polda Metro Jaya
Ket. Polres Kepulauan Seribu melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) menggelar kegiatan "Ngopi Kamtibmas" bersama para nelayan pada Senin (13/04/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perairan sekaligus memperkuat kedekatan dengan warga pesisir.

JAKARTA - Polres Kepulauan Seribu melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) menggelar kegiatan "Ngopi Kamtibmas" bersama para nelayan pada Senin (13/04/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perairan sekaligus memperkuat kedekatan dengan warga pesisir.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Kepulauan Seribu Iptu Putut Suryo Pebriantoro. Melalui forum santai ini, aparat kepolisian berupaya membuka ruang komunikasi dua arah guna menyerap aspirasi serta memahami berbagai persoalan yang dihadapi nelayan di lapangan.

Dalam suasana akrab, para nelayan menyampaikan sejumlah kendala yang mereka hadapi saat melaut. Mulai dari faktor keselamatan, kondisi cuaca, hingga tantangan operasional menjadi pembahasan yang dikaji bersama untuk mencari solusi terbaik.

"Kegiatan ini penting untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat nelayan. Dengan kedekatan ini, kami dapat lebih cepat mengetahui permasalahan dan memberikan solusi yang tepat," ujar Iptu Putut.

Selain menyerap aspirasi, Satpolairud juga memberikan edukasi terkait pentingnya keselamatan saat melaut. Nelayan diimbau untuk selalu memastikan kondisi kapal dalam keadaan laik jalan sebelum berangkat.

Petugas juga menekankan agar nelayan melengkapi diri dengan alat keselamatan seperti pelampung dan alat komunikasi. Hal ini dinilai penting guna mengantisipasi situasi darurat yang dapat terjadi di tengah laut.

Tak hanya itu, nelayan juga diingatkan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar. Cuaca ekstrem yang tidak terprediksi kerap menjadi faktor utama kecelakaan di wilayah perairan.

Dalam kesempatan tersebut, Satpolairud turut mensosialisasikan layanan darurat Polri 110. Layanan ini dapat diakses secara gratis selama 24 jam oleh masyarakat untuk melaporkan kejadian darurat atau meminta bantuan dari aparat kepolisian.

Kegiatan Ngopi Kamtibmas ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat nelayan. Hubungan yang erat diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang lebih kondusif di wilayah Kepulauan Seribu.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan komunikatif. Dengan cara ini, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dapat terus meningkat.

Ke depan, kegiatan serupa akan terus digelar secara berkelanjutan di berbagai titik wilayah perairan. Langkah ini diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan laut yang aman, tertib, serta memberikan rasa nyaman bagi para nelayan dalam menjalankan aktivitasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.