Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konservasi di Pulau Sabira Kepulauan Seribu Perkuat Ekosistem Laut dan Kesejahteraan Nelayan

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 10:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Konservasi di Pulau Sabira Kepulauan Seribu Perkuat Ekosistem Laut dan Kesejahteraan Nelayan Doc: Beritajakata
Ket. Bantuan rumpon konservasi dan transplantasi terumbu karang jadi solusi kelestarian laut sekaligus mendukung aktivitas penangkapan ikan.

JAKARTA - Program konservasi laut bertajuk 'Sabira Green and Digital Lighthouse Island' dilaksanakan di Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara. 

Program Pemkab Kepulauan Seribu bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya ini bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem laut sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan.

Lurah Pulau Harapan, Muhammad Nuralim mengatakan, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan pembangunan wilayah pesisir yang berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku usaha kecil, menengah (UKM). 

Menurutnya, bantuan berupa rumpon konservasi dan transplantasi terumbu karang menjadi solusi dalam menjaga kelestarian laut sekaligus mendukung aktivitas penangkapan ikan.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian PLN terhadap lingkungan dan masyarakat nelayan di Pulau Sabira. Bantuan ini menjadi bentuk dukungan nyata dalam menjaga kelestarian laut, sekaligus membuat aktivitas penangkapan ikan lebih efektif dan ramah lingkungan,” ujarnya, Senin (3/8), dikutip dari Beritajakarta.

Nuralim menjelaskan, keberadaan rumpon juga mampu menekan biaya operasional nelayan. Jika sebelumnya nelayan membutuhkan sekitar 30 liter bahan bakar minyak (BBM) untuk sekali melaut, kini konsumsi BBM dapat ditekan menjadi sekitar 10 liter karena lokasi rumpon telah ditentukan secara terukur.

Selain mendukung sektor perikanan, program ini juga berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat. Pemuda Karang Taruna mendapatkan pelatihan sebagai pemandu ekowisata, sedangkan pelaku UKM memperoleh pendampingan dalam modernisasi pengolahan hasil laut.

“Kami mendukung penguatan kapasitas masyarakat melalui metode Trainers Create Trainers. Kami berharap edukasi konservasi dapat terus berjalan secara mandiri dan berkelanjutan oleh masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UID Jakarta Raya, Andy Adchaminoerdin menilai, keberhasilan program yang telah berjalan sejak 2022 ini merupakan hasil kolaborasi pihaknya dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

Selama pelaksanaannya, jelas Andy, pihaknya telah menanam 2.000 bibit Mangrove serta melakukan transplantasi 1.600 bibit terumbu karang di kawasan Pulau Sabira.

Dikatakan Andy, keberhasilan program ini terlihat dari tumbuhnya kemandirian pemuda Karang Taruna Pulau Sabira sebagai garda terdepan dalam menjaga lingkungan. 

"Kami berharap model konservasi terintegrasi ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi wilayah lain,” ungkapnya.

Dia menegaskan, keberhasilan program sangat bergantung pada partisipasi warga dalam menjaga fasilitas dan ekosistem yang telah dibangun.

“Harapan kami, masyarakat dapat terus merawat ekosistem yang telah dipulihkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang,” tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.