TNI Dinilai Tunjukkan Profesionalisme Ungkap Kasus Andrie Yunus
📅 Kamis, 19 Mar 2026, 17:18 WIB | Oleh: SriyonoJAKARTA - Pakar hukum Margarito Kamis menilai Tentara Nasional Indonesia (TNI) menunjukkan profesionalisme dan ketaatan pada perintah Presiden dalam mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.
Dia menuturkan langkah tersebut sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pengusutan kasus secara terang dan tuntas.
“Ini patut diapresiasi karena faktanya, pengungkapan dilakukan dengan cepat dan jelas,” ujar Margarito di Jakarta, Kamis (19/3).
Menurutnya, pengungkapan oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI memperlihatkan komitmen institusi dalam menindak tegas dugaan pelanggaran, termasuk apabila melibatkan oknum internal.
Dengan begitu, kata dia, hal tersebut menegaskan integritas dan keberanian institusi dalam menjaga muruah hukum.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Faktanya, yang mengungkap adalah aparat TNI sendiri karena dugaan pelakunya juga berasal dari internal," ucap dia.
Maka dari itu, sambung Margarito, yang terpenting bukan lagi soal institusi mana yang mengungkap, melainkan bagaimana pelaku dapat ditemukan dan diproses secara hukum.
Lebih lanjut, dirinya menekankan dalam negara hukum demokratis, aspek utama yang harus dijunjung merupakan profesionalisme aparat penegak hukum.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dikatakan bahwa ketepatan, kecepatan, serta ketegasan dalam menegakkan hukum menjadi indikator penting yang harus dipenuhi oleh setiap institusi negara.
“Yang paling pokok adalah institusi mampu menjalankan fungsinya secara profesional. Ketepatan, kecepatan, ketaatan, dan ketegasan dalam menegakkan hukum itu yang paling penting,” kata Margarito menegaskan.
Ia juga mengingatkan agar publik tidak terjebak pada perdebatan mengenai pihak yang mengungkap kasus, tetapi fokus pada substansi penegakan hukum.
Dalam pandangannya, keberhasilan negara terletak pada sejauh mana aparat bekerja sesuai dengan mandat hukum yang diberikan.
Dengan langkah cepat dan transparan ini, TNI dinilai telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung penegakan hukum yang adil dan akuntabel, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Sebelumnya, Puspom TNI menahan empat orang personel TNI atas dugaan keterlibatan dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!