Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemda Diminta Kendalikan Harga Pangan

📅 Rabu, 13 Mei 2026, 00:10 WIB | Oleh:
Pemda Diminta Kendalikan Harga Pangan Doc: istimewa

Pengendalian Inflasi

Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah yang mengalami kenaikan harga cabai merah segera melakukan langkah pengendalian.

Berdasarkan data Kemendagri per 11 Mei 2026, terdapat 242 daerah yang mengalami kenaikan harga cabai merah pada pekan pertama Mei 2026.

Kondisi ini dinilai perlu segera ditangani karena berdampak langsung pada masyarakat.

“(Pemda) boleh tidak membangun atau tidak bekerja sama dengan Kementan untuk menanam cabai, dengan catatan jangan (sampai harga) cabainya naik,” kata Tomsi, sebagaimana diberitakan Antara di Jakarta, Selasa (12/5).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kemendagri, Jakarta, Senin (11/5).

Tomsi menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Pertanian, masih ada daerah yang belum bekerja sama dalam program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) untuk peningkatan produksi cabai merah.

Bahkan, terdapat daerah yang menolak alokasi kawasan cabai dalam program tersebut.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pengendalian harga tetap menjadi tanggung jawab pemerintah daerah agar tidak memberatkan masyarakat.

Di sisi lain, Tomsi mengapresiasi ketersediaan beras nasional yang mencapai 5,19 juta ton, yang disebut sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Namun, ia tetap meminta distribusi beras oleh Perum Bulog diperkuat karena masih ada daerah yang mengalami kenaikan harga.

“Tolong Ibu (Perum Bulog) data kan daerah-daerah masih tinggi, minta dihubungi untuk Bulog-nya supaya penyalurannya ditingkatkan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa harga eceran tertinggi (HET) menjadi acuan pemerintah dalam memantau stabilitas harga pangan di daerah.

Tomsi menekankan pentingnya pembelajaran dari pengalaman sebelumnya dalam mengendalikan inflasi, terutama saat musim penghujan maupun kemarau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
IMF Sebut Jepang Akan Turun...
Megapolitan
Bogor Siapkan PSEL Raksasa,...
Rona
Duo Pop M2M Bakal Manggung ...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.