Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementan, BRIN dan Kemendiktisaintek Perkuat Sinergi Riset demi Dukung Swasembada Pangan

📅 Kamis, 12 Mar 2026, 14:00 WIB | Oleh:

“Kami ingin riset BRIN dimanfaatkan industri dan pemangku kepentingan,” kata Arif.

Ia menegaskan BRIN siap mendukung hilirisasi inovasi pangan.

Kesepakatan ini mencakup sinkronisasi program riset berbagai komoditas strategis. Di antaranya padi, jagung, kedelai, gandum, dan sorgum.

Komoditas lain meliputi bawang putih, sawit, kelapa, kopi, kakao, gambir, lada, dan pala. Kerja sama juga mencakup ayam dan alat mesin pertanian.

Kolaborasi ini juga mencakup pupuk, pengolahan pascapanen, dan teknologi pertanian modern. Pemanfaatan bersama sarana riset juga menjadi bagian kerja sama.

Kesepakatan ini melibatkan sedikitnya 18 perguruan tinggi di Indonesia. Kerja sama juga mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian.

Selain itu, para pihak akan memperkuat pertukaran data dan informasi riset. Hasil penelitian diharapkan mempercepat hilirisasi komoditas pertanian nasional.

Pemerintah berharap inovasi pertanian berkembang lebih cepat melalui sinergi ini. Langkah tersebut memperkuat kemandirian pangan dan daya saing global Indonesia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.