Rupiah Masih Tertekan, 12 Juni 2026
📅 Jumat, 12 Jun 2026, 08:45 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA – Rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan menjelang akhir pekan seiring meningkatnya eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang memicu ketidakpastian di pasar keuangan global. Kondisi tersebut mendorong investor meningkatkan kepemilikan aset aman seperti dolar AS, sehingga memperkuat posisi mata uang tersebut terhadap mayoritas mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Pengamat mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong melihat rupiah kemungkinan tertekan oleh dollar AS yang berpotensi kembali menguat oleh antisipasi investor pada data inflasi Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan naik. Pada saat yang sama, sentimen umum global masih bergerak fluktuatif merespon perkembangan di Timur Tengah.
Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (12/6) bergerak di kisaran 17.900 –18.100 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan, Kamis (11/6) sore, melemah 45 poin atau 0,25 persen dari sehari sebelumnya menjadi 17.989 rupiah per dollar AS. “Pelemahan rupiah pada perdagangan dipengaruhi dari faktor global risiko geopolitik meningkatnya eskalasi konflik AS Israel dan Iran terbaru,” ucap Analis Bank Woori Saudara Rully Nova di Jakarta.
Mengutip Anadolu, wilayah Iran selatan menjadi sasaran rangkaian serangan terbaru Amerika Serikat, dengan dentuman dan serangan udara dilaporkan terjadi di kawasan Kargan, Kota Minab. Ledakan juga terdengar di Bandar Abbas, sementara media Iran melaporkan dentuman dan sistem pertahanan udara aktif di wilayah Jask, Qeshm, dan Sirik di Provinsi Hormozgan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!