Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Era Baru Investasi Emas Dimulai, OJK Gandeng 7 Manajer Investasi Luncurkan ETF Emas

📅 Kamis, 30 Jul 2026, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Era Baru Investasi Emas Dimulai, OJK Gandeng 7 Manajer Investasi Luncurkan ETF Emas Doc: Antara.
Ket. Ilustrasi - Bursa COMEX New York merupakan salah satu pusat perdagangan kontrak berjangka logam terbesar di dunia, terutama untuk emas, perak, tembaga, dan logam lainnya.

JAKARTA – Investasi Exchange Traded Fund (ETF) emas semakin diminati sebagai instrumen diversifikasi portofolio karena menawarkan eksposur terhadap pergerakan harga emas tanpa perlu memiliki emas fisik.

Di tengah ketidakpastian ekonomi dan gejolak pasar keuangan, ETF emas juga berfungsi sebagai aset lindung nilai (safe haven) yang relatif likuid dan mudah diperdagangkan di bursa.

Namun, kinerjanya tetap dipengaruhi oleh dinamika harga emas global, pergerakan suku bunga, nilai tukar dolar AS, serta sentimen investor terhadap aset berisiko.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan sebanyak lima sampai tujuh Manajer Investasi (MI) akan turut berpartisipasi dalam peluncuran instrumen investasi Exchange Traded Fund (ETF) Emas pada 10 Agustus 2026 mendatang.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon (PMDK) OJK Hasan Fawzi memastikan OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) terus mendukung seluruh stakeholders di industri pengelolaan investasi untuk berupaya merealisasikan penerbitan ETF Emas

“Atas hal ini, tentunya proses penerbitan akan memperhatikan aspek pemenuhan regulasi dan perlindungan investor. Berkaitan dengan jumlah Manajer Investasi (MI) yang ikut serta, di tahap awal semester II-2026 peluncuran direncanakan 5 sampai 7 pihak (MI),” ungkap Hasan dalam jawaban tertulis konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Juli 2026, di Jakarta, Kamis (30/7).

Hasan menjelaskan, peluncuran instrumen investasi ETF Emas tentunya perlu memperhatikan kesiapan dari para stakeholders, baik dalam kaitannya dengan infrastruktur maupun operasional dari setiap pihak yang terkait.

Pihaknya optimistis bahwa ke depan pastinya akan lebih banyak Manajer Investasi yang menyatakan minatnya untuk berpartisipasi dalam penerbitan ETF Emas di pasar keuangan Indonesia.

“Ke depannya, tentu akan lebih banyak lagi Manajer Investasi yang berpartisipasi dalam penerbitan ETF Emas di Indonesia,” ujar Hasan.

Sebelumnya, Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Idiing Pardi mengungkapkan bahwa BEI menargetkan peluncuran instrumen investasi ETF Emas pada 10 Agustus 2026, atau bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pasar Modal Indonesia yang ke-49.

"Nanti, insya Allah diluncurkan di hari ulang tahun pasar modal, 10 Agustus 2026. Mudah-mudahan ya, doain," ujar Iding.

Sebagai informasi, ETF Emas merupakan instrumen investasi berbentuk reksa dana yang diperdagangkan di bursa efek dengan acuan aset dasar berupa emas. Melalui produk ini, investor dapat memperoleh eksposur terhadap pergerakan harga emas tanpa perlu membeli maupun menyimpan emas fisik secara langsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Paragonian Bergerak Bawa Pa...
Rona
ParagonCorp Borong Dua Gela...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

KAI Pamer Nusantara Explorer, Kereta Wisata Mewah Gagasan Presiden Prabowo

KAI Pamer Nusantara Explorer, Kereta Wisata Mewah Gagasan Presiden Prabowo

30 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 5
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 5
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.