Iran Konfirmasi Pilot Su-24 Tewas Usai Serang Pangkalan AS di Al Udeid Qatar, Misteri Terungkap Lewat Tes DNA
📅 Kamis, 30 Jul 2026, 00:06 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
TEHERAN - Pemerintah Iran pada Rabu (29/7), mengumumkan bahwa salah satu pilot Angkatan Udara Republik Islam Iran yang terlibat dalam serangan terhadap Pangkalan Udara Al Udeid milik Amerika Serikat di Qatar telah dipastikan gugur setelah proses identifikasi melalui pemeriksaan forensik dan uji DNA.
Dari Middle East Eye, pernyataan resmi yang dirilis Angkatan Darat Iran menyebutkan, pilot berpangkat Brigadir Jenderal Kedua, Majid Kazemi, dipastikan menjadi korban setelah berbulan-bulan upaya pencarian dan identifikasi. Jenazahnya disebut akan segera dipulangkan ke Iran untuk dimakamkan.
Menurut militer Iran, Kazemi merupakan salah satu awak pesawat tempur pembom Sukhoi Su-24 yang ikut melaksanakan operasi penyerangan terhadap Pangkalan Udara Al Udeid pada 2 Maret 2026. Teheran mengklaim serangan tersebut berhasil menembus sistem pertahanan lawan dan mengakibatkan kerusakan besar pada fasilitas militer Amerika Serikat di Qatar.
Militer Iran menyatakan dua pesawat Su-24 lepas landas dari Pangkalan Udara Shahid Doran di Shiraz sebagai bagian dari operasi balasan atas serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Namun, dalam perjalanan kembali, kedua pesawat diklaim ditembak oleh sistem pertahanan udara musuh di atas Teluk Persia.
Sejak insiden itu, nasib keempat awak dari dua pesawat tersebut tidak diketahui. Hasil uji DNA kini memastikan Majid Kazemi telah gugur, sementara pencarian dan identifikasi terhadap tiga awak lainnya masih terus berlangsung. Angkatan Darat Iran menyatakan informasi lebih lanjut akan diumumkan setelah proses investigasi dan pemeriksaan forensik selesai.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengumuman ini menjadi konfirmasi resmi pertama dari Iran mengenai nasib salah satu pilot yang terlibat dalam operasi tersebut. Upacara penghormatan militer telah digelar di Pangkalan Udara Shahid Lashgari, Teheran, sebelum jenazah diterbangkan ke Shiraz untuk prosesi pemakaman yang dijadwalkan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Meski demikian, klaim Iran mengenai besarnya kerusakan yang ditimbulkan terhadap Pangkalan Udara Al Udeid belum dapat diverifikasi secara independen. Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Amerika Serikat yang membenarkan klaim tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!