Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Inovasi BRIN Dorong Energi Hidrogen Bersih

📅 Senin, 15 Jun 2026, 00:59 WIB | Oleh:
Inovasi BRIN Dorong Energi Hidrogen Bersih Doc: istimewa

Teknologi Hijau

Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan komposit NiFe-LDH/Ag₃PO₄ sebagai material inovatif untuk meningkatkan produksi hidrogen dan oksigen bersih melalui proses pemisahan air (water splitting).

Seperti dikutip dari Antara, Peneliti Pusat Riset Katalisis BRIN, Yusuf Mathiinul Hakim, dalam keterangan di Jakarta, Minggu (14/6), menjelaskan bahwa hidrogen merupakan salah satu sumber energi bersih yang berperan penting dalam mendukung transisi menuju energi berkelanjutan.

“Material NiFe-LDH telah banyak dikembangkan sebagai katalis berbasis logam transisi karena memiliki biaya produksi relatif rendah dan aktivitas elektrokimia yang baik,” katanya.

Namun demikian, ia menyebutkan bahwa keterbatasan konduktivitas masih menjadi tantangan dalam meningkatkan performa material tersebut pada reaksi evolusi hidrogen.

Untuk mengatasi hal itu, tim peneliti mengembangkan komposit berbasis heterostruktur dengan mengombinasikan NiFe-LDH dan Ag₃PO₄ sebagai semikonduktor pendukung.

“Pendekatan ini diharapkan mampu memodulasi struktur elektronik serta memperkuat interaksi antarfasa pada komposit, yang dianalisis menggunakan X-ray Diffraction (XRD) dan Raman Spectroscopy,” ujarnya.

Dari sisi performa elektrokimia, Yusuf menyebut komposit NiFe-LDH/Ag₃PO₄ memiliki nilai electrochemical surface area (ECSA) yang jauh lebih tinggi dibandingkan material penyusunnya.

Pada pengujian Linear Sweep Voltammetry (LSV), komposit NiFe/ AP menunjukkan overpotential terendah sebesar 156,6 mV, lebih rendah dibandingkan NiFe murni maupun Ag₃PO₄ tunggal.

Secara keseluruhan, penelitian tersebut membuktikan bahwa rekayasa heterostruktur NiFe-LDH/Ag₃PO₄ efektif meningkatkan aktivitas elektrokatalitik dalam proses pemisahan air.

Temuan ini membuka peluang bagi pengembangan material tersebut sebagai kandidat untuk produksi hidrogen yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“Peningkatan ECSA ini menunjukkan bahwa pembentukan heterostruktur mampu menyediakan lebih banyak situs aktif untuk reaksi,” kata Yusuf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Jakarta Kokoh Menuju Destin...
Nasional
Pemerintah Diminta Mitigasi...
Luar Negeri
Bagaimana Intelijen Tiongko...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Tembus Rp113 Triliun! Ini Siasat KEK Gresik Sedot Investasi di Awal 2026

Tembus Rp113 Triliun! Ini Siasat KEK Gresik Sedot Investasi di Awal 2026

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.