Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kekeringan di Cimahi, Kementerian PU Intensifkan Dukungan Tanggap Darurat.

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 11:57 WIB | Oleh:
Kekeringan di Cimahi, Kementerian PU Intensifkan Dukungan Tanggap Darurat. Doc: Antara Foto
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU), melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Jawa Barat Direktorat Jenderal Cipta Karya, memasok air guna mendukung penanganan tanggap darurat kekeringan di Kota Cimahi, Jawa Barat.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU), melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Jawa Barat Direktorat Jenderal Cipta Karya, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penanganan tanggap darurat kekeringan di Kota Cimahi, Jawa Barat.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa air merupakan fondasi utama pembangunan berkelanjutan.

Menurutnya, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, air berperan penting dalam mendukung sektor pertanian, energi, aksi iklim, hingga pengentasan kemiskinan.

"Layanan air yang berkualitas merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan, terutama bagi wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya air dan dampak perubahan iklim,” kata Dody.

Sementara itu, Kepala BPBPK Jawa Barat M Reva Sastrodiningrat menyampaikan bahwa distribusi air bersih dilakukan dua kali dalam seminggu, yakni setiap Selasa dan Jumat, dengan menjangkau enam titik pelayanan yang tersebar di empat RW.

"Sebanyak lima unit mobil tangki air dengan kapasitas masing-masing 4.000 liter dikerahkan pada setiap distribusi. Dengan demikian, total air bersih yang disalurkan mencapai 20.000 liter per pengiriman atau sekitar 40.000 liter per minggu," ujar Reva.

Kondisi kekeringan di wilayah tersebut dipicu oleh kemarau panjang yang menyebabkan menurunnya ketersediaan air tanah dangkal yang selama ini menjadi sumber utama masyarakat.

Warga sebelumnya mengandalkan sumur saja, sementara jaringan pelayanan PDAM belum menjangkau kawasan terdampak, sehingga ketergantungan terhadap air tanah menjadi sangat tinggi.

Distribusi bantuan dilakukan melalui tiga titik utama yang melayani empat RW di Kelurahan Leuwigajah yang menjadi prioritas karena merupakan wilayah dengan tingkat kekeringan paling tinggi.

Kementerian PU menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan bagian dari layanan dasar yang harus tetap terjamin, terutama dalam kondisi darurat.

Oleh karena itu, sinergi dengan Pemerintah Kota Cimahi dan para pemangku kepentingan akan terus diperkuat guna memastikan distribusi bantuan berlangsung efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.