Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diguyur Hujan Ekstrem, Jalur Banjarwangi–Singajaya Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Kini Kembali Normal

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 16:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Diguyur Hujan Ekstrem, Jalur Banjarwangi–Singajaya Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Kini Kembali Normal Doc: Antara
Ket. Sejumlah personel kepolisian dan warga membersihkan material tanah longsor yang menutup badan jalan di wilayah Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (21/2) malam.

Garut - Jalur utama Banjarwangi-Singajaya wilayah selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang sempat tertutup material tanah longsor kembali normal setelah kepolisian dan unsur terkait lainnya sigap membersihkan material longsoran tersebut.

"Akses jalan kembali normal setelah dilakukan evakuasi material tanah longsor yang menutup sebagian badan jalan," kata Kepala Polsek Banjarwangi Ipda Ipar Suparlan di Garut, Minggu (22/2).

Ia menuturkan, hujan deras mengguyur wilayah selatan Garut menjadi pemicu terjadi tanah longsor di Jalan Banjarwangi–Singajaya tepatnya di Kampung Burujul, Desa/Kecamatan Banjarwangi, Sabtu (21/2) malam.

Apalagi jalur tersebut, kata dia, merupakan daerah rawan bencana longsor, sehingga jajarannya siap siaga ketika terjadi hujan deras untuk melakukan penanganan cepat apabila terjadi longsor menimbun jalan.

"Kejadian longsor sekitar pukul 22.00 WIB, anggota Polsek Banjarwangi bersama masyarakat langsung melakukan pembersihan material longsor menggunakan alat manual," katanya.

Ia menyebutkan bencana tanah longsor itu menyebabkan setengah badan jalan tertutup material longsor dengan lebar dan panjang sekitar 3 meter dan ketebalan material sekitar 1 meter.

Material longsoran tanah itu, kata dia, mengganggu arus lalu lintas kendaraan dan membahayakan pengendara apabila tidak segera dibersihkan.

"Saat ini, jalan tersebut sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat," katanya.

Ia mengimbau masyarakat terutama pengendara untuk selalu waspada dan hati-hati saat melintasi jalur Banjarwangi karena daerah rawan longsor saat musim hujan.

"Masyarakat tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat intensitas hujan tinggi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Luar Negeri
Houthi Bakar Fasilitas Ener...
Advertisement
Gubernur DKI: PJJ Jakarta Berakhir, Sekolah Kembali Normal Besok

Gubernur DKI: PJJ Jakarta Berakhir, Sekolah Kembali Normal Besok

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.