Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gebyar Budaya Garut Dihadiri 31 Raja Nusantara, Jadi Magnet Pariwisata

📅 Minggu, 26 Apr 2026, 06:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gebyar Budaya Garut Dihadiri 31 Raja Nusantara, Jadi Magnet Pariwisata Doc: Antara
Ket. Sejumlah raja dan perwakilan dari Diraja Nusantara berjalan mengikuti kegiatan karnaval dalam acara Gebyar Pesona Budaya Garut di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (25/4).

Garut - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut menyebutkan sebanyak 31 raja dan perwakilan raja dari Diraja Nusantara hadir untuk memeriahkan Gebyar Pesona Budaya Garut yang diselenggarakan di pusat kota, Jalan Ahmad Yani, Garut Kota, Jawa Barat, Sabtu (25/4).

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata pada Disparbud Kabupaten Garut Aam Pathulloh mengatakan, sengaja mengundang Diraja Nusantara untuk hadir dalam Gebyar Pesona Budaya Garut sebagai bentuk penghormatan menjaga kerja sama dalam merawat warisan budaya dan nilai-nilai tradisi leluhur.

"Kehadiran para raja Nusantara di GPBG (Gebyar Pesona Budaya Garut) membawa tujuan besar untuk kerja sama dalam merawat warisan budaya, dan menjaga nilai-nilai kearifan lokal, adat, dan tradisi leluhur tetap hidup," kata Aam.

Ia menuturkan, Pemkab Garut menggelar Gebyar Pesona Budaya Garut sebagai agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun dengan melibatkan banyak pihak untuk mengenalkan Garut lebih luas.

Momentum tersebut, kata dia, sekaligus untuk memperkuat jejaring budaya antar daerah Garut dengan daerah lainnya di Indonesia yang harapannya dapat meningkatkan daya tarik pariwisata.

"Bagi kami, momentum ini diharapkan memperkuat jejaring budaya antar daerah, mendorong kolaborasi, serta meningkatkan daya tarik pariwisata berbasis budaya di Garut," katanya.

Ketua Dewan Adat Kabupaten Garut juga sebagai koordinator kehadiran raja di Garut, Cepi Kusuma mengatakan, mereka yang hadir dari Diraja Nusantara sebagai kumpulan dari trah kerajaan di raja Nusantara di bawah naungan lembaga adat.

Ia menyampaikan, Diraja Nusantara mendukung adanya kegiatan Gebyar Pesona Budaya Garut yang digelar Pemkab Garut karena sudah memberikan perhatian terkait nilai-nilai luhur budaya bangsa.

"Kebetulan di Garut ada Gebyar Pesona Budaya Garut yang merupakan salah satu khazanah budaya yang memang bagian dari program mereka (raja), bagaimana nilai-nilai luhur kearifan ini tetap terjaga," katanya.

Ia mengatakan, pemerintah daerah mengundang mereka untuk datang ke Garut, yang salah satu tujuannya ingin menunjukkan bahwa Garut punya nilai luhur, punya sejarah panjang yang tidak lepas dari peradaban masa lalu yang menciptakan sebuah peradaban masa kini.

"Sangat luar biasa, dan hal ini menjadi daya tarik buat para raja Nusantara, dan mereka juga mengklaim bahwa mereka itu trah dari Sunda," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.