Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo Ingin Kapal Induk Pertama RI Diisi Helikopter Black Hawk AS, Mi-17 Russia dan Drone Tempur Bayraktar Turki

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 19:48 WIB | Oleh:
Prabowo Ingin Kapal Induk Pertama RI Diisi Helikopter Black Hawk AS, Mi-17 Russia dan Drone Tempur Bayraktar Turki Doc: Istimewa
Ket. Kemampuan tersebut diarahkan untuk mempercepat respons ketika terjadi karhutla dengan titik api dalam jumlah besar. Helikopter dapat membawa beberapa ton air dan dikerahkan mendekati lokasi kebakaran.

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dilaporkan tengah menyiapkan kapal induk KRI Gajah Mada sebagai pangkalan helikopter dan drone untuk memperkuat penanganan bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dari Channel News Asia, kapal eks Angkatan Laut Italia Giuseppe Garibaldi tersebut saat ini dalam perjalanan menuju Indonesia dan dijadwalkan tiba pada 15–20 September 2026. Setelah masuk jajaran TNI Angkatan Laut, kapal akan dimodifikasi untuk mendukung pengoperasian helikopter dan drone.

Prabowo mengatakan KRI Gajah Mada nantinya mampu menampung hingga 10 helikopter kelas menengah. Ia menyebut jenis helikopter dengan kemampuan seperti Black Hawk dan Mi-17 dapat dioperasikan dari kapal tersebut.

“Dan itu kemampuannya untuk bisa menampung 10 helikopter kelas menengah, saya kira sejenis Black Hawk, Mi-17. Rata-rata bisa angkut 4-5 ton air,” kata Prabowo dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9).

Kemampuan tersebut diarahkan untuk mempercepat respons ketika terjadi karhutla dengan titik api dalam jumlah besar. Helikopter dapat membawa beberapa ton air dan dikerahkan mendekati lokasi kebakaran.

“Jadi kalau kita punya 10 helikopter bisa segera merapat ke titik api yang terbanyak. Ini juga akan sangat membantu respons kita,” ujar Prabowo.

Selain helikopter, kapal tersebut juga akan mendukung pengoperasian drone. Dengan konsep tersebut, KRI Gajah Mada tidak disiapkan semata sebagai kapal induk konvensional, tetapi sebagai salah satu sarana pendukung penanganan bencana.

Prabowo mengatakan berbagai sarana penanganan bencana perlu dipersiapkan sebelum bencana terjadi agar pemerintah dapat bergerak lebih cepat ketika kondisi darurat muncul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
IQAir: Kualitas Udara Jakar...
Ekonomi
Rupiah Rawan Tertekan - 29 ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.