Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Kaligrafi Internasional Gontor Diikuti Peserta dari ASEAN

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 23:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival Kaligrafi Internasional Gontor Diikuti Peserta dari ASEAN Doc: Antara
Ket. Maestro kaligrafi Indonesia Didin Sirojuddin Abdul Razaq mendemonstrasikan teknik kaligrafi pada Festival Kaligrafi Internasional di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (8/9/2026).

Ponorogo - Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo menggelar Festival Kaligrafi Internasional yang diikuti ratusan peserta dari Indonesia dan sejumlah negara ASEAN dalam rangkaian peringatan 100 tahun pondok tersebut dan sekaligus memperkuat pelestarian seni kaligrafi Islam antarnegara.

"Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan kaligrafer dari Indonesia, kawasan ASEAN, dan berbagai negara untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan wawasan," Ketua Panitia 100 Tahun Gontor, Khairul Umam di Ponorogo, Jawa Timur, Selasa.

Festival bertema "Menulis Peradaban, Merawat Warisan, Menuju Abad Kedua Gontor" tersebut berlangsung pada 8-10 September 2026, di kompleks PMDG, Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Ponorogo, Jawa Timur.

Menurut dia, festival tersebut diikuti 279 kaligrafer yang berkompetisi pada tiga kategori lomba dengan peserta berasal dari Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand.

Selain perlombaan, panitia juga menggelar workshop, pameran, dan sesi berbagi pengalaman bersama kaligrafer nasional maupun internasional.

Workshop yang diikuti sekitar 350 peserta itu meliputi pembuatan Kertas Daluang Gontor, seni tazhib, kaligrafi klasik Thuluth Jali, hingga seni Ebru.

Khairul menjelaskan festival tersebut merupakan bentuk syukur atas perjalanan satu abad Gontor sekaligus memperkuat peran pesantren dalam menjaga nilai-nilai Islam melalui seni visual.

"Kegiatan ini juga menjadi upaya menghidupkan kembali tradisi kaligrafi klasik serta memperkuat jejaring kaligrafi lintas generasi dan negara," ujarnya.

Maestro kaligrafi nasional, Didin Sirojuddin Abdul Razaq, mengatakan Gontor merupakan salah satu pesantren yang sejak lama memasukkan kaligrafi sebagai bagian dari kurikulum pendidikan.

Menurut dia, kaligrafi tidak hanya mengajarkan keindahan tulisan, tetapi juga membentuk kesabaran, ketekunan, dan kreativitas.

"Festival kaligrafi internasional di Gontor ini menjadi mercusuar perkembangan kaligrafi Indonesia yang terus tumbuh dan berkembang," katanya.

Sementara itu, maestro kaligrafi nasional lainnya, Syaiful Adnan, menilai festival tersebut menjadi salah satu ajang kaligrafi terbesar di Indonesia yang dapat memperluas apresiasi masyarakat terhadap seni kaligrafi Islam.

Selama pelaksanaan festival, panitia juga menggelar pameran karya kaligrafi yang ditargetkan dikunjungi sedikitnya 3 ribu pengunjung.

Melalui festival tersebut, Gontor berharap dapat melahirkan generasi baru kaligrafer sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat perkembangan seni kaligrafi Islam di kawasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Megapolitan
Gubernur DKI: PJJ Jakarta B...
Nasional
Kementerian Ekonomi Kreatif...
Advertisement
Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.