Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pakistan Gempur Afganistan Lewat Serangan Udara

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 22:18 WIB | Oleh:
Pakistan Gempur Afganistan Lewat Serangan Udara Doc: AFP/AAMIR QURESHI

ISTANBUL - Pasukan Pakistan dilaporkan melancarkan serangan udara di sejumlah wilayah Afghanistan bagian timur dan tenggara pada Minggu (22/2), menurut media lokal Afghanistan dan Kementerian Informasi Pakistan.

“Sejumlah sumber mengatakan kepada TOLOnews bahwa setelah serangan udara di distrik Khogyani, Provinsi Nangarhar, pasukan Pakistan juga melancarkan serangan di distrik Ghani Khel dan Behsud di provinsi yang sama,” tulis saluran berita Afghanistan itu di media sosial X.

Media tersebut menambahkan bahwa sejumlah sumber juga menyebutkan bahwa di distrik Behsud, rumah seorang warga sipil yang diidentifikasi sebagai Shahabuddin menjadi sasaran. Pasukan Pakistan juga melakukan serangan udara malam ini di distrik Barmal dan Urgun, Provinsi Paktika.

Mengutip sumber keamanan, media itu melaporkan tidak ada korban jiwa dalam serangan di distrik Barmal dan Urgun.

“Militer Pakistan telah mengonfirmasi melakukan serangan di wilayah Afghanistan, mengklaim menargetkan tujuh markas milik Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) dan Islamic State Khorasan Province (ISKP),” lapor TOLOnews dalam unggahan terpisah.

Sedangkan menurut laporan Pashto, sebuah kegiatan khotbah keagamaan turut terdampak serangan di distrik Barmal, Paktika.

Mengutip juru bicara Kepolisian Nangarhar, Sayed Tayyeb Hammad, sebanyak 23 anggota orang terjebak di bawah reruntuhan setelah sebuah rumah warga sipil di distrik Behsud terkena serangan. Empat orang telah berhasil diselamatkan, sementara operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung.

Juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid, menulis di X pada Minggu, bahwa sejumlah kalangan militer Pakistan kembali melanggar wilayah Afghanistan.

“Tadi malam mereka membombardir warga sipil kami di Provinsi Nangarhar dan Paktika, menyebabkan puluhan orang, termasuk perempuan dan anak-anak, gugur dan terluka,” katanya.

“Para jenderal Pakistan menutupi kelemahan keamanan di negaranya sendiri melalui tindakan seperti ini,” tambah Mujahid.

Sementara itu, Kementerian Informasi dan Penyiaran Pakistan menyatakan di X pada Minggu bahwa “Pakistan, sebagai respons balasan, telah melakukan penargetan selektif berbasis intelijen terhadap tujuh kamp dan persembunyian teroris milik Taliban Pakistan dari Fitna al Khwarij beserta afiliasinya dan ISKP di wilayah perbatasan.

Serangan tersebut disebut terjadi setelah insiden bom bunuh diri baru-baru ini di Pakistan.

“Pakistan mengharapkan dan kembali menegaskan agar Pemerintah Sementara Afghanistan memenuhi kewajibannya dan menolak penggunaan wilayahnya oleh Khwarij dan teroris untuk melancarkan serangan terhadap Pakistan, karena keselamatan dan keamanan rakyat Pakistan adalah yang utama,” tambah kementerian tersebut.

Pakistan juga bersumpah membalas pembunuhan dua personel keamanan pada Sabtu (21/2) di Khyber Pakhtunkhwa dan memperingatkan tidak akan membiarkan serangan yang dilancarkan dari wilayah Afghanistan tanpa balasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.