Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Telkomsel Berupaya Maksimalkan Pemulihan Jaringan di Sumatera Pascabencana

📅 Senin, 01 Des 2025, 16:55 WIB | Oleh:
Telkomsel Berupaya Maksimalkan Pemulihan Jaringan di Sumatera Pascabencana Doc: ANTARA/HO-Telkomsel
Ket. Ilustrasi salah seorang Operator Telkomsel melakukan pengerjaan perangkat jaringan.

JAKARTA - Gangguan signifikan melanda ribuan lokasi stasiun pemancar (site) dan Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pasca bencana.

"Di tengah tantangan akses dan infrastruktur yang masih sulit, kami berkomitmen untuk terus hadir dan memaksimalkan seluruh upaya untuk mempercepat pemulihan jaringan," kata Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Saki Hamsat Bramono, dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin (1/12).

Bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor, mengakibatkan padamnya pasokan listrik di banyak wilayah.

Kondisi ini secara langsung memengaruhi aktivitas masyarakat dan operasional layanan telekomunikasi.

Telkomsel menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara di tiga provinsi tersebut.

Di Provinsi Aceh, gangguan parah melanda lebih dari 1.430 site dan 2.400 BTS Telkomsel.

Selain itu, 15 Sentral Telepon Otomat (STO), pusat penghubung layanan, juga mengalami masalah operasional.

Gangguan utama diakibatkan oleh pemadaman listrik, robohnya tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET), dan akses jalan terputus.

Proses pemulihan jaringan di Aceh membutuhkan dukungan khusus. Dukungan itu berupa penggunaan perahu karet untuk mencapai lokasi perbaikan. Selain itu, perangkat satelit digunakan untuk layanan komunikasi darurat.

Sementara itu, di Sumatera Utara (Sumut), sekitar 1.100 site dan 1.900 BTS juga masih terdampak bencana.

Gangguan terjadi pula pada 10 STO, terutama di wilayah Gunung Sitoli, Teluk Dalam, dan Sibolga.

Masalah di Sumut sebagian besar diakibatkan oleh putusnya kabel serat optik (FO cut) pada ruas jalur Sibolga–Barus.

Di Sumatera Barat (Sumbar), lebih dari 190 site dan 360 BTS mengalami gangguan. Tercatat 1 STO di Sumbar juga terdampak kerusakan infrastruktur.

Kerusakan infrastruktur dan jalur utama (backbone) terjadi di sejumlah titik penting wilayah Sumbar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Veda Ega Start di Posisi Kesembilan di Moto3 Hungaria 2026

27 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Veda Ega Start  di Posisi K...
Olahraga
Marc Marquez Rebut Pole Pos...

Mahasiswa ITS Kembangkan Alat Pendeteksi Kebakaran Listrik Hi-VITS

36 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Mahasiswa ITS Kembangkan Al...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

06 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.