Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Chipset Snapdragon Naik! Harga HP Android Kemungkinan jadi Mahal

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 15:37 WIB | Oleh:
Harga Chipset Snapdragon Naik! Harga HP Android Kemungkinan jadi Mahal Doc: ANTARA/Qualcomm
Ket. Snapdragon 8 Gen 5.

JAKARTA - Qualcomm berencana menaikkan harga chipset Snapdragon mulai 1 September 2026 yang berpotensi akan memengaruhi harga ponsel pintar Android.

Dilansir dari siaran Gadgets 360 pada Kamis (30/7) waktu setempat, kenaikan harga tersebut juga diperkirakan berdampak pada berbagai perangkat lain seperti tablet dan perangkat wearable yang menggunakan chipset Snapdragon.

Chief Executive Officer (CEO) Qualcomm Cristiano Amon mengatakan perusahaan berupaya meningkatkan margin keuntungan melalui penyesuaian harga chipset sekaligus memperkuat rantai pasok.

Menurut Cristiano, konsumen saat ini cenderung memilih ponsel premium kelas bawah atau perangkat dari generasi terdahulu dibandingkan model terbaru akibat kenaikan harga memori yang berdampak pada biaya produksi.

Ia juga menyebut meningkatnya biaya pasokan telah menekan margin kotor perusahaan. Oleh karena itu, penyesuaian harga chipset dinilai menjadi langkah jangka pendek untuk merespons kondisi pasar serta krisis pasokan memori yang masih berlangsung.

"Ini merupakan langkah sementara dalam jangka pendek yang kami tangani melalui kenaikan harga," kata Cristiano.

Rencana tersebut muncul setelah Qualcomm melaporkan pendapatan dari bisnis chipset ponsel turun 20 persen secara tahunan pada kuartal ketiga 2026 menjadi 5,1 miliar dolar AS (Rp92,1 triliun). Penurunan itu dikaitkan dengan lemahnya permintaan pasar, khususnya di China, serta meningkatnya harga memori.

Dalam paparan kinerja keuangan kuartal ketiga 2026, Qualcomm menyatakan industri semikonduktor tengah menghadapi kenaikan biaya di berbagai sektor produksi, mulai dari produksi wafer, perakitan, pengujian, pengemasan, memori, hingga material lainnya.

Meski demikian, perusahaan menilai pendapatannya tetap berada pada level yang sehat di tengah tantangan tersebut.

Qualcomm belum mengungkapkan besaran kenaikan harga chipset yang akan diberlakukan. Namun, sejumlah laporan menyebutkan penyesuaian harga itu berpotensi mencapai dua digit untuk produk yang dikirim setelah 1 September.

Hal tersebut diperkirakan akan memengaruhi harga berbagai merek ponsel yang menggunakan chipset Snapdragon, seperti Samsung, Xiaomi, Realme, Oppo, dan OnePlus.

Sementara itu, Qualcomm juga diperkirakan akan memperkenalkan chipset generasi baru Snapdragon 8 Elite Gen 6 pada ajang Snapdragon Summit yang digelar September tahun ini. Chipset tersebut dirumorkan akan digunakan pada sejumlah ponsel flagship yang akan rilis, antara lain Xiaomi 18, OnePlus 16, dan Samsung Galaxy S27. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.