Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bazaar Bernostalgia, Pemkab Tulungagung Gelar Pasar Jadul Libatkan Ratusan UMKM lokal

📅 Sabtu, 08 Agu 2026, 00:11 WIB | Oleh:
Bazaar Bernostalgia, Pemkab Tulungagung Gelar Pasar Jadul Libatkan Ratusan UMKM lokal Doc: Antara foto
Ket. Suasana salah satu stan di bazaar Tulungagung Bernostalgia yang digelar Pemerintah Kabupaten Tulungagung di Alun-Alun Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (7/8).

TULUNGAGUNG - Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menggelar pasar jadul (jaman dulu) bertema "Bazaar Tulungagung Bernostalgia" melibatkan ratusan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus menyediakan ruang promosi dan pemasaran bagi ratusan pelaku usaha.

Bazar yang berlangsung di Alun-Alun Tulungagung tersebut digelar selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (9/8), dengan menghadirkan 216 stan pelaku UMKM yang mayoritas bergerak di sektor kuliner.

Koordinator panitia Tulungagung Bernostalgia Maharani Litasari di Tulungagung, Jumat, mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat dan memperluas pasar.

"Setiap pendaftar wajib melampirkan KTP Tulungagung karena kami memprioritaskan pelaku UMKM lokal untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini," katanya.

Menurut Maharani, jumlah stan yang tersedia pada pelaksanaan tahun ini mencapai 216 stan dari target awal sebanyak 600 stan.

Panitia memberikan kesempatan kepada pelaku usaha lokal untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana pemasaran produk secara langsung kepada konsumen.

Selain menjadi ruang promosi UMKM, Tulungagung Bernostalgia juga mengangkat konsep suasana tempo dulu melalui penyediaan stan kuliner dan wahana permainan yang mengusung nuansa era 1990-an.

Panitia kemudian membagi area stan berdasarkan jenis produk menjadi kawasan kuliner jadul dan kuliner modern.

Penataan tersebut dilakukan untuk memberikan ruang pemasaran yang proporsional bagi pelaku usaha dengan karakter produk berbeda.

"Kami menyadari kuliner jadul dan modern memiliki peminat masing-masing sehingga area keduanya kami pisahkan agar pelaku UMKM bisa mendapatkan ruang pemasaran yang sesuai," ujarnya.

Untuk memberikan kepastian kepada konsumen, panitia juga mewajibkan setiap pelaku usaha mencantumkan daftar harga pada stan masing-masing.

Ketentuan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga transparansi transaksi selama kegiatan berlangsung.

Panitia juga membuat nota kesepahaman dengan pelaku UMKM yang mengikuti bazar.

Kesepakatan tersebut antara lain mengatur harga dan ketentuan pemanfaatan stan selama kegiatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
5 Event Akhir Pekan di Jakarta September 2026: Pameran Anabul Hingga Festival Art Toy

5 Event Akhir Pekan di Jakarta September 2026: Pameran Anabul Hingga Festival Art Toy

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.