Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rem Cakram 'Overheat'? Ini Cara Mendinginkan yang Benar Menurut Ahli Otomotif

30 Jumat, 07 Agu 2026, 10:44 WIB | Oleh:
Rem Cakram 'Overheat'? Ini Cara Mendinginkan yang Benar Menurut Ahli Otomotif Rem Cakram 'Overheat'? Ini Cara Mendinginkan yang Benar Menurut Ahli Otomotif Doc: Antara News/Chairul Rohman
Ket. Contoh rem cakram Fix.

JAKARTA - Kebiasaan menyiram air pada rem cakram yang sedang panas masih sering dilakukan sebagian pengendara dengan alasan agar suhu cepat turun. Namun, tindakan tersebut justru dapat berisiko merusak komponen pengereman jika dilakukan saat kondisi rem masih sangat panas.

Rem cakram merupakan salah satu komponen vital kendaraan yang bekerja dengan memanfaatkan gesekan antara kampas rem dan piringan cakram untuk memperlambat laju kendaraan.

Gesekan tersebut menghasilkan panas, terutama ketika kendaraan digunakan dalam kondisi berat seperti melewati jalan menurun panjang atau melakukan pengereman berulang.

Menurut ahli otomotif, rem cakram yang panas sebaiknya tidak langsung disiram air karena perubahan suhu secara tiba-tiba dapat memengaruhi kondisi material logam pada cakram. Pendinginan ekstrem dapat menyebabkan perubahan bentuk hingga kerusakan pada komponen pengereman.

Kenapa rem cakram panas tidak boleh langsung disiram air?

Saat bekerja, piringan cakram mengalami peningkatan suhu akibat gesekan. Ketika komponen logam yang masih sangat panas terkena air secara tiba-tiba, terjadi perubahan temperatur yang cepat.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan pemuaian dan penyusutan yang tidak merata pada material cakram. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi membuat piringan mengalami perubahan bentuk, retak, atau menurunkan performa pengereman.

Selain itu, air yang masuk ke area sistem pengereman juga dapat memengaruhi komponen tertentu apabila proses pendinginan dilakukan secara tidak tepat.

Apa dampaknya jika rem panas disiram air?

Beberapa risiko yang dapat terjadi akibat kebiasaan menyiram rem cakram panas antara lain:

Piringan cakram berpotensi mengalami retak akibat perubahan suhu ekstrem.

Permukaan cakram dapat berubah bentuk sehingga pengereman terasa tidak normal.

Performa pengereman dapat menurun.

Komponen rem menjadi lebih cepat mengalami kerusakan.

Kerusakan pada sistem pengereman tentu berbahaya karena rem merupakan komponen utama yang berkaitan langsung dengan keselamatan berkendara.

Cara mendinginkan rem cakram yang benar

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Nabire Bersiap Jadi Kampung...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.