Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Alasannya Kenapa 'Pedas Level Up' Raih Dana Produksi Film dari Pemkot Semarang

📅 Sabtu, 08 Agu 2026, 00:17 WIB | Oleh:
Ini Alasannya Kenapa 'Pedas Level Up' Raih Dana Produksi Film dari Pemkot Semarang Doc: Antara foto/HO-Pemkot Semarang
Ket. Penggarap ide cerita "Pedas Level Up!" sedang mempresentasikan rencana film pendek itu pada Lawang Sewu Short Film Festival.

SEMARANG - Ide cerita "Pedas Level Up!" karya Segi Film terpilih sebagai penerima Lawang Sewu Film Fund pada ajang Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026 yang digelar Pemerintah Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Jumat, menegaskan bahwa dukungan terhadap sineas muda merupakan bentuk investasi budaya untuk menempatkan Semarang sebagai salah satu pusat ekosistem sinema Indonesia.

Karya bertema Ketahanan Pangan dan Lingkungan Hidup tersebut berhasil menyisihkan 31 proposal dan berhak memperoleh dana produksi sebesar Rp50 juta.

"Kota Semarang terus membuka ruang kreatif bagi generasi muda," katanya.

Melalui ajang Lawang Sewu Short Film Festival, kata dia, pihaknya ingin melahirkan sineas yang mampu membawa potensi daerah, budaya, dan isu-isu strategis seperti lingkungan hidup ke panggung dunia.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Lawang Sewu Film Fund sebagai program pembinaan sineas muda dalam rangkaian LOFF 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Indriyasari menjelaskan bahwa program tersebut mendampingi peserta sejak tahap pengembangan ide, proses produksi, hingga promosi karya kepada masyarakat.

"Ide cerita 'Pedas Level Up!' dinilai dewan juri sangat segar dan relevan dalam mengangkat isu ketahanan pangan," katanya.

LOFF 2026 menjadi ruang pembinaan bagi sineas untuk mengembangkan gagasan hingga menghasilkan karya yang siap dipertemukan dengan publik.

Sebelum dewan juri menetapkan penerima Lawang Sewu Film Fund, delapan tim finalis mengikuti Workshop dan Mini Lab pada 30 Juli–1 Agustus 2026.

Selama tiga hari, peserta memperoleh pembekalan dan pendampingan intensif dari praktisi perfilman nasional, seperti Hanung Bramantyo, Yandy Laurens, Aline Jusria, Rayner Wijaya, Mike David Adi, Wimba Hinu Satama, Andrea Suwito, Gerry Junus, dan Haris Yuliyanto.

Selain program Lawang Sewu Film Fund, LOFF 2026 juga masih membuka "Open Submission" Kompetisi Film Pendek hingga 1 September 2026 yang terbuka bagi para sineas dari berbagai daerah yang ingin berpartisipasi.

"Pendaftaran Kompetisi Film Pendek LOFF 2026 masih dibuka hingga 1 September 2026. Kami mengajak seluruh sineas untuk mengirimkan karya terbaiknya dan menjadi bagian dari semangat Semarang Berkisah untuk Cerita Dunia," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Rona
Tetesan Air dari Penyulinga...
Ekonomi
Jamkrida Diminta Jadi Pengg...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.