BNPT: Sekolah Jadi Wadah Pembentukan Karakter untuk Cegah Radikalisme dan Terorisme
📅 Sabtu, 01 Nov 2025, 14:25 WIB | Oleh: Lili LestariDikatakan bahwa apabila guru terpapar paham radikal, dampaknya bisa sangat berbahaya bagi generasi muda, sehingga penguatan wawasan kebangsaan bagi pendidik juga tak kalah penting.
Sementara itu, anggota Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Yanuar Arif Wibowo menekankan pentingnya ruang dialog antara guru dan siswa untuk memperkuat daya tahan generasi muda terhadap berbagai pengaruh negatif.
Menurut dia, gagasan penyelenggaraan Dialog Kebangsaan muncul setelah melihat sejumlah kerusuhan di berbagai daerah yang ternyata melibatkan pelajar.
“Dari hasil diskusi saya dengan Kapolresta Banyumas dan Kapolresta Cilacap, banyak pelaku kerusuhan berasal dari kalangan pelajar," ungkap Yanuar dalam kesempatan yang sama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Maka dari itu, dirinya berkomunikasi dengan Kepala dan Sekretaris Utama BNPT agar kegiatan dialog damai bisa digelar khusus bagi siswa dan guru lantaran perhatian serius kepada anak-anak muda demi menjaga keutuhan Indonesia,.
Ia menegaskan generasi muda merupakan kekuatan strategis bangsa, bukan sekadar karena jumlah atau usia, melainkan karena mereka lahir dan tumbuh sebagai digital natives yang terbiasa dengan teknologi.
“Anak muda kita sangat kreatif, inovatif, dan cepat beradaptasi terhadap perubahan. Namun, kemampuan ini juga harus diimbangi dengan kebijaksanaan agar teknologi tidak menjadi bumerang,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun acara yang diikuti oleh sekitar 130 siswa dan 70 guru serta kepala sekolah dari 38 SMA, SMK, dan MA di Banyumas itu terselenggara atas kolaborasi BNPT dengan Komisi XIII DPR RI.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!