Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Insentif Motor Listrik Segera Dimatangkan, Pemerintah Bidik Jutaan Pengguna Baru

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 23:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Insentif Motor Listrik Segera Dimatangkan, Pemerintah Bidik Jutaan Pengguna Baru Doc: ANTARA/ HO-Aspri
Ket. Ilustrasi - Sepeda motor listrik di pasar Indonesia. .

JAKARTA – Insentif motor listrik dapat menjadi instrumen untuk mempercepat peralihan konsumsi BBM ke listrik sekaligus mendorong pertumbuhan industri kendaraan listrik domestik.

Pemerintah sebelumnya merancang insentif untuk 100 ribu unit motor listrik, tetapi implementasinya masih dikaji dan sempat ditunda.

Tantangannya, subsidi jangan berhenti sebagai stimulus pembelian sesaat. Skema insentif perlu diarahkan pada produk dengan kandungan lokal tinggi, penguatan industri baterai dan komponen, serta ekosistem pengisian daya agar manfaat ekonominya bertahan dalam jangka panjang.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah masih mematangkan skema insentif motor listrik dan telah menyiapkan anggarannya.

“Skemanya sedang dimatangkan, tapi kan tadi Pak Presiden sudah menyetujui. Anggarannya sebetulnya sudah ada,” ujar Airlangga ketika dijumpai setelah Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2027 yang digelar di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Jakarta, Jumat (14/8).

Airlangga menyampaikan insentif motor listrik tersebut nantinya akan selaras dengan ekosistem motor listrik yang sudah disiapkan. Yang pertama-tama, kata Airlangga, tentu akan dilihat dari baterainya.

“Untuk produknya, salah satunya Alva, salah duanya Gesits,” kata Airlangga.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan motor listrik nasional buatan dalam negeri beserta ekosistem pendukungnya di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo memuji keberanian dari pelaku usaha swasta, terutama yang mau mengambil risiko memproduksi motor listrik nasional, di tengah gempuran persaingan motor listrik buatan China, Jepang, ataupun Korea Selatan.

Kemudian, dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya di Jakarta, Jumat, Prabowo Subianto mengumumkan pemerintah akan memberikan insentif untuk satu juta motor listrik yang diproduksi di dalam negeri oleh perusahaan Indonesia, sebagai bagian dari percepatan elektrifikasi mobilitas masyarakat.

“Hari ini kita umumkan, kita akan berikan insentif yang cukup besar untuk mereka yang bisa membangun satu juta motor listrik yang diproduksi di dalam negeri oleh perusahaan Indonesia,” kata Prabowo.

Presiden Prabowo mengatakan kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mempercepat penggunaan kendaraan listrik.

Ia menyebutkan insentif produksi motor listrik memiliki tiga tujuan, yakni menurunkan biaya kendaraan bagi masyarakat, mengurangi konsumsi bahan bakar impor, serta memperbesar industri motor listrik nasional beserta rantai pasok baterai, komponen, perangkat lunak, serta layanan purnajual.

Ia juga menyebut Indonesia telah memiliki hampir seluruh unsur yang dibutuhkan dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Ekonomi
BBNI dan Rombongan Himbara ...
Luar Negeri
Inggris Impor Air dari Norw...
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.