Target Investasi Naik 13,8 Persen, Pemerintah Pasang Taruhan Besar di 2027
📅 Jumat, 14 Agu 2026, 23:15 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Kenaikan target investasi tahun depan menunjukkan pemerintah ingin menjadikan investasi sebagai pengungkit utama pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Namun, tantangannya bukan sekadar mengejar nilai investasi, melainkan memastikan modal yang masuk mengalir ke sektor produktif, hilirisasi, industri bernilai tambah, dan menciptakan pekerjaan berkualitas.
Dengan begitu, kenaikan target investasi benar-benar memberi efek berganda bagi ekonomi, bukan hanya memperbesar angka realisasi.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM sekaligus CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani mengatakan pemerintah menargetkan realisasi investasi sebesar Rp2.322 triliun pada 2027.
Target investasi tersebut meningkat Rp280,7 triliun atau sekitar 13,8 persen dibandingkan target 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun. Dalam paparan Rosan, target Rp2.322 triliun ditetapkan untuk 2027 sesuai Rencana Kerja Pemerintah (RKP).
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sesuai Rencana Kerja Pemerintah untuk 2027, target investasi yang ditargetkan kepada kami oleh Pak Rachmat Pambudy sebagai Ketua Bappenas itu ditargetkan di 2027 adalah 2.322 triliun. Naik dari target tahun ini sebesar 2.041,3 triliun,” kata Rosan dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Jakarta, Jumat (14/8).
Pada hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto dalam penyampaian RAPBN 2027 menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6 persen pada 2027.
Target tersebut merupakan titik sasaran dalam rentang pertumbuhan 5,8–6,5 persen yang sebelumnya dibahas pemerintah bersama DPR.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026, Prabowo juga menyampaikan optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 6 persen pada akhir 2026.
Rosan mengatakan investasi menunjukkan peran yang meningkat terhadap pertumbuhan ekonomi.
Pada triwulan II 2026, lanjut dia, komponen investasi tumbuh 6,87 persen secara tahunan dan menyumbang sekitar 39 persen dari pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,29 persen.
“Investasi menyumbang kurang lebih 39 persen dari total pertumbuhan triwulan kedua, di atas kisaran biasanya normalnya tuh di 28 atau 28, 29 persen,” ungkap Rosan.
Sementara itu, realisasi investasi pada semester I 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2 persen secara tahunan. Capaian itu setara dengan 49,5 persen dari target investasi 2026.
Realisasi investasi selama enam bulan pertama 2026 juga menyerap 1.448.862 tenaga kerja Indonesia atau meningkat 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!