Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Si Jago Merah Mengamuk! 12 Hektare Perkebunan Jati Gunung Geger Terbakar

📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 00:03 WIB | Oleh:
Si Jago Merah Mengamuk! 12 Hektare Perkebunan Jati Gunung Geger Terbakar Doc: Antara foto/HO-BPBD Kabupaten Malang
Ket. Tim gabungan melakukan pemadaman kebakaran yang melanda perkebunan jati di Petak GHI di kawasan Gunung Geger, Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (14/8).

MALANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Jawa Timur memperkirakan luas area lahan perkebunan jati di Petak GHI, kawasan Gunung Geger, Desa Sumberejo yang terdampak kebakaran sekitar 12 hektare.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan di Kabupaten Malang, Jumat, menyampaikan bahwa lahan jati di Gunung Geger yang mengalami kebakaran tersebut adalah milik Perhutani.

"Lokasi kebakaran di Gunung Geger, yang terdampak lahan pada Petak GHI diperkirakan seluas lebih kurang 12 hektare, (yang terbakar) vegetasi rumput kering, daun jati, dan semak-semak," kata Sadono.

BPBD Kabupaten Malang menyatakan menerima laporan tentang peristiwa kebakaran tersebut langsung dari masyarakat yang ketika itu sedang melintasi jalan di kawasan Gunung Geger, sekitar pukul 13.30 WIB.

Setelah menerima informasi mengenai kejadian itu, Tim Respons Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Malang langsung diterjunkan menuju titik kebakaran lahan untuk membantu pemadaman.

Lebih lanjut, Sadono mengatakan TRC BPBD setempat tiba di Gunung Geger sekitar pukul 13.40 WIB dan langsung melakukan upaya penanganan api bersama regu gabungan yang terdiri atas berbagai unsur, seperti Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang, Kepolisian Sektor (Polsek) Pagak, Komando Rayon Militer (Koramil) Pagak, Perhutani, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Kejadian tersebut dipastikan tidak sampai menimbulkan korban jiwa, meski demikian peristiwa kebakaran yang terjadi sempat berdampak pada terganggunya arus lalu lintas di jalur sekitar kawasan Gunung Geger.

Ia menyampaikan tim gabungan saat ini telah berhasil memadamkan api.

Setelah pemadaman, tim gabungan bersama-sama langsung melakukan upaya pembasahan atau pendinginan lokasi untuk mengantisipasi adanya sisa bara yang dapat memicu kebakaran susulan

"Suplai air mencukupi dari Damkar Kabupaten Malang, setelah penanganan lalu lintas sudah kembali normal, dan tidak ada korban jiwa," tutur Sadono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.