Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ciptakan Nilai Bermakna dan Berkelanjutan bagi Nasabah, CIMB Niaga Dorong Pertumbuhan Kredit Berkualitas

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 22:33 WIB | Oleh:
Ciptakan Nilai Bermakna dan Berkelanjutan bagi Nasabah, CIMB Niaga Dorong Pertumbuhan Kredit Berkualitas Doc: istimewa
Ket. nasabah segmen affluent bertransaksi di salah satu Kantor CIMB Niaga Jakarta

JAKARTA-PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga mengumumkan hasil kinerja keuangan konsolidasian untuk semester pertama tahun 2026. Total kredit/pembiayaan bank dengan kode perdagangan saham BNGA itu tumbuh 6,6 persen secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi 247,2 triliun rupiah, sementara current account and savings account (CASA) atau dana murah meningkat 6,9 persen yoy menjadi 193,1 triliun rupiah. Laba sebelum pajak konsolidasian tercatat sebesar 4,3 triliun rupiah, dan menghasilkan earnings per share 136,67.

Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengaku bersyukur dapat meraih kinerja yang stabil pada semester pertama 2026, didukung pertumbuhan pada kredit/pembiayaan dan dana murah (CASA) yang berkelanjutan, serta implementasi strategi yang disiplin.

Pendapatan operasional (revenue) dan laba operasional sebelum pencadangan (pre-provision operating profit) masing-masing tumbuh 6,8 persen yoy dan 6,5 persen yoy. Selain itu, peningkatan kontribusi pendapatan nonbunga turut membantu mengimbangi penurunan pendapatan bunga bersih sehingga mendukung pertumbuhan pendapatan secara keseluruhan. 

Di sisi lain, kualitas aset tetap terjaga dengan baik, yang tercermin dari perbaikan gross non-performing loans (NPL) menjadi 1,83persen. Pada periode yang sama, bank juga secara prudent memperkuat pencadangan untuk perusahaan multifinance sesuai dengan ketentuan regulator yang berlaku. Secara keseluruhan, hasil itu mencerminkan ketahanan fundamental bisnis, sekaligus komitmen untuk terus membangun bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

“Dengan fondasi yang kuat, kami akan terus menjalankan strategi Forward30 secara disiplin dengan fokus pada berbagai area pertumbuhan utama. Kami akan terus mendorong pertumbuhan kredit yang berkualitas, memperkuat penghimpunan dana murah (CASA), mendiversifikasi sumber pendapatan, serta mempererat hubungan dengan nasabah melalui layanan wealth management, transaction banking, dan ekosistem digital. Sejalan dengan purpose kami, yaitu Advancing Customers & Society, kami berkomitmen untuk terus tumbuh secara bertanggung jawab sekaligus menciptakan nilai yang bermakna dan berkelanjutan bagi nasabah, pemegang saham, dan masyarakat,” tambah Lani.

CIMB Niaga juga senantiasa menjaga posisi permodalan dan likuiditas yang solid dengan capital adequacy ratio (CAR) dan loan to deposit ratio (LDR) masing-masing sebesar 23,5 persen dan 90,4 persen.

Total aset konsolidasian perseroan pun tercatat sebesar 382,0 triliun rupiah atau tumbuh 6,7 persen per 30 Juni 2026, yang semakin memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia. 

Adapun, total dana pihak ketiga (DPK) meningkat menjadi 269,3 triliun rupiah atau tumbuh 2,8 persen yoy, dengan rasio CASA naik menjadi 71,7 persen. Pencapaian itu mencerminkan keberhasilan CIMB Niaga dalam mempererat hubungan dengan nasabah serta meningkatkan pengalaman dengan ekosistem perbankan digital Bank.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit/pembiayaan naik 6,6 persen yoy yang didorong oleh kinerja yang baik dari beberapa segmen utama. Perbankan Korporasi mencapai pertumbuhan tertinggi (13,8 persen), sementara Perbankan Komersial (4,6 persen), Usaha Kecil Menengah (UKM) tumbuh 2,9 persen dan segmen konsumer tumbuh 0,1 persen mengalami pertumbuhan yang stabil. Kenaikan di kredit/pembiayaan retail terutama dikontribusikan dari pertumbuhan Kredit Pemilikan Mobil (KPM) yang meningkat sebesar 4,7 persen. 

Di perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia, dengan total pembiayaan sebesar 54,0 triliun rupiah dan DPK sebesar 50,9 triliun rupiah per 30 Juni 2026. Pembiayaan didukung oleh momentum pertumbuhan yang berkelanjutan pada segmen ritel, sementara CIMB Niaga Syariah terus memperkuat struktur pendanaannya melalui perluasan jaringan komunitas dan peningkatan kontribusi dana murah.

Keberlanjutan kata Lani tetap menjadi bagian integral dari strategi pertumbuhan CIMB Niaga, seiring upaya Bank untuk terus memperluas pembiayaan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan sosial, serta mendukung transisi Indonesia menuju perekonomian yang lebih inklusif dan rendah karbon. 

Pada semester I 2026, bank mencatat pembiayaan berkelanjutan sebesar 66 triliun rupiah atau 26,7 persen dari total outstanding pembiayaan. Pertumbuhan tersebut didorong oleh pembiayaan pada berbagai sektor utama, termasuk energi terbarukan, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pembiayaan berbasis keberlanjutan (sustainability-linked financing). Pada periode ini, Bank juga semakin memperkuat implementasi Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) sebagai kerangka utama untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan aktivitas pembiayaan berkelanjutan di seluruh portofolio pembiayaan koorasi, UMKM, dan konsumer, yang melengkapi kerangka Produk dan Layanan Berdampak Hijau, Sosial, dan Berkelanjutan yang dimiliki Bank.

“Penanganan perubahan iklim memerlukan komitmen jangka panjang dan aksi kolektif yang konsisten. Di CIMB Niaga, kami terus mempercepat agenda dekarbonisasi melalui pengurangan jejak operasional serta perluasan pembiayaan berkelanjutan guna mendukung transisi yang inklusif dan berkeadilan menuju ekonomi rendah karbon. Sejalan dengan upaya tersebut, kami juga berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan melalui berbagai inisiatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menciptakan nilai jangka panjang bagi generasi mendatang,” tambah Lani.

Perkuat Ekosistem Digital 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Ekonomi
Pesan Menyentuh Eks Menlu R...
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.