Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenlu AS: Washington Siap Kerja Sama dalam Menjaga Integritas Wilayah Indonesia

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 03:10 WIB | Oleh:
Wamenlu AS: Washington Siap Kerja Sama dalam Menjaga Integritas Wilayah Indonesia Doc: afp
Ket. Wakil Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Elbridge A. Colby menegaskan bahwa Indonesia berhak menentukan sendiri cara terbaik untuk menjaga kedaulatan.

JAKARTA - Wakil Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Elbridge A. Colby menegaskan bahwa Indonesia berhak menentukan sendiri cara terbaik untuk menjaga kedaulatan. Washington pun siap bekerja sama dengan Indonesia dalam menjaga integritas wilayah Indonesia.

“Kami sangat menghormati hal tersebut dan ingin bekerja sama dengan negara-negara seperti Indonesia berdasarkan perspektif mereka sendiri mengenai cara menjaga kedaulatan mereka,” kata Colby seperti dipantau di Jakarta, Kamis (13/8).

Colby menyatakan bahwa AS fokus pada menjaga keseimbangan kekuatan melalui kombinasi kekuatan militer dan diplomasi aktif. Dia menilai hubungan kuat dengan AS dapat memberikan keuntungan bagi negara-negara kawasan sekaligus memperkuat kemampuan mereka untuk menjaga kedaulatan.

“Ada tujuan-tujuan yang ingin kami capai untuk menjaga keseimbangan kekuatan tersebut, namun kami sama sekali tidak berniat melemahkan atau mengganggu kedaulatan Indonesia. Kami justru ingin memperkuatnya,” kata Colby.

Pendekatan serupa juga dilakukan terhadap Thailand dan Filipina, serta berlaku bagi Vietnam, Malaysia, dan Singapura meski tidak dikunjungi, dan dia mengaku realistis bahwa kerja sama membutuhkan dasar saling menguntungkan. Colby menyebutkan bahwa kepentingan utama AS adalah melihat negara-negara kawasan tumbuh kuat dan mampu mempertahankan kedaulatan serta integritas wilayah masing-masing dengan AS sebagai mitra penopang keseimbangan kekuatan regional.

Kehadiran AS yang kuat jelasnya justru sejalan dengan kepentingan negara-negara kawasan, karena tanpa AS yang kuat dan aktif serta terlibat, keseimbangan kekuatan tidak akan tercipta.

“Kami mengharapkan berlanjutnya keseimbangan kekuatan yang damai, yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih lanjut di seluruh kawasan ini,” kata Colby.

Bukan Musuh

Pengajar Departemen Ilmu Hubungan Internasional FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM), Muhadi Sugiono, menilai pernyataan AS itu menegaskan penghormatan mereka terhadap kedaulatan Indonesia dapat dimaknai dari dua sisi. Penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial pada dasarnya merupakan prinsip hukum internasional yang lazim dijalankan dalam hubungan antarnegara yang tidak bermusuhan.

Namun, Muhadi mengatakan pernyataan tersebut tetap memiliki makna politik karena menunjukkan posisi Indonesia di mata AS. “Pernyataan tersebut bisa dilihat sebagai bermakna karena menunjukkan posisi Indonesia di mata AS. Setidaknya, bagi AS, Indonesia bukan musuh,” kata Muhadi, Kamis (13/8).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Targetkan Peningkatan Utilisasi Industri Kopi pada 2029
    Ulasan artikel ini menyajikan peta jalan yang sangat ...
  • Ekonomi Tiongkok Makin Ngebut! Ekspor-Impor Melonjak pada Agustus, Didukung Ledakan Industri AI
    Melihat lonjakan ekspor Tiongkok di sektor AI dan ...
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
Advertisement
Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.