Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPT: Sekolah Jadi Wadah Pembentukan Karakter untuk Cegah Radikalisme dan Terorisme

📅 Sabtu, 01 Nov 2025, 14:25 WIB | Oleh:
BNPT: Sekolah Jadi Wadah Pembentukan Karakter untuk Cegah Radikalisme dan Terorisme Doc: BNPT RI
Ket. Direktur Pencegahan BNPT Irfan Idris saat membuka Dialog Kebangsaan bersama Satuan Pendidikan Tingkat SMA/SMK/MA di Pendopo Sipanji, Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (30/10/2025).

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menegaskan sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter kebangsaan, khususnya dalam mencegah paham radikal terorisme.

Saat membuka Dialog Kebangsaan bersama Satuan Pendidikan Tingkat SMA/SMK/MA di Pendopo Sipanji, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (30/10), Direktur Pencegahan BNPT Irfan Idris mengatakan dalam sekolah peserta didik belajar merawat kebhinnekaan dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

"Saya mengajak para pelajar untuk mengambil tiga peran penting sebagai generasi muda di era digital," ucap Irfan, seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu(1/11)

Peran pertama, kata dia, menjadi generasi yang kritis dan bijak dalam mengakses media. Dikatakan bahwa para pelajar lahir di era teknologi, tetapi kecakapan digital bukan sekadar bisa mengoperasikan aplikasi, melainkan juga soal kebijaksanaan dalam menggunakannya.

Ia menekankan pentingnya prinsip "saring sebelum sharing" agar pelajar tidak mudah terjebak hoaks dan provokasi.

Dengan demikian, dirinya mengimbau para pelajar untuk menggunakan kemampuan berpikir kritis untuk memverifikasi informasi sebelum membagikannya ke ruang publik.

Peran kedua, lanjut Irfan, yakni menjadi duta perdamaian dan produsen konten positif. Ia mendorong siswa agar tidak diam ketika ruang digital dipenuhi narasi kebencian.

“Gunakan kreativitas kalian untuk mengisi media sosial dengan pesan-pesan damai, toleransi, dan kebersamaan lintas suku dan agama. Tunjukkan bahwa moderasi itu keren,” katanya menegaskan.

Sementara peran ketiga berupa menjaga toleransi di lingkungan nyata. Menurutnya, toleransi tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari di sekolah.

Tindakan dimaksud, sambung dia, bisa dimulai dari hal sederhana, seperti menghargai teman yang berbeda keyakinan atau menghentikan perundungan karena perbedaan.

Ia menilai di tengah derasnya arus informasi dan keterbukaan digital, tantangan kebangsaan semakin kompleks. Narasi permusuhan dan ujaran kebencian dapat dengan mudah menyebar dan mengikis semangat persatuan.

Karena itu, Irfan mengingatkan sekolah memiliki peran vital dalam memperkuat moderasi beragama dan memperkokoh semangat kebangsaan.

“Dialog seperti ini harus melahirkan komitmen nyata di sekolah masing-masing. Jadikan sekolah kalian sebagai 'zona nol’ dari intoleransi, radikalisme, dan kekerasan,” tutur Irfan.

Dia juga menegaskan pentingnya pembekalan bagi para tenaga pendidik agar memiliki daya tangkal terhadap paham ekstrem.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
Dukung Urban Farming, Pemko...
Advertisement
MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor 157.875 Penonton

MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor 157.875 Penonton

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.