Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Renovasi! Komisi X Minta Perbaikan Sekolah Penuhi Kebutuhan Dasar Siswa

📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 00:11 WIB | Oleh:
Bukan Sekadar Renovasi! Komisi X Minta Perbaikan Sekolah Penuhi Kebutuhan Dasar Siswa Doc: Antara foto
Ket. Tangkapan layar-Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kepala Perpusnas yang diikuti dalam jaringan di Jakarta, Kamis (16/7).

JAKARTA - Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengingatkan program revitalisasi sekolah harus memenuhi kebutuhan dasar peserta didik dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan nyaman.

"Program renovasi sekolah ini perlu dilaksanakan dengan standar yang jelas dan tidak berhenti pada perbaikan ruang kelas atau struktur bangunan," kata Hetifah dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Hetifah mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto melakukan renovasi dan revitalisasi sekolah secara besar-besaran di seluruh Indonesia.

Menurut dia, program tersebut tidak hanya berkaitan dengan pembangunan atau perbaikan gedung, tetapi memastikan setiap anak memiliki tempat belajar yang aman, layak, sehat, dan mendukung pembelajaran berkualitas.

Percepatan perbaikan sekolah, lanjutnya, penting untuk mengatasi kesenjangan sarana dan prasarana pendidikan yang masih terjadi di berbagai daerah.

Karena itu, Hetifah memberi perhatian khusus pada komitmen pemerintah memastikan program tersebut menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Ia menyebut salah satu fasilitas yang perlu mendapat perhatian serius adalah kamar kecil atau toilet sekolah.

Menurut Hetifah, toilet yang bersih, sehat, layak, dan memadai merupakan bagian penting dari lingkungan pendidikan, tetapi masih menjadi persoalan di sejumlah sekolah.

Ia menekankan perbaikan sarana dan prasarana sekolah harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pembelajaran.

Sekolah yang telah diperbaiki secara fisik perlu dilengkapi fasilitas pendidikan yang memungkinkan guru dan peserta didik memanfaatkan berbagai sumber belajar secara optimal.

Dalam konteks tersebut, Hetifah mengapresiasi kebijakan pemerintah memperluas penyediaan interactive flat panel (IFP) atau layar pintar digital di sekolah.

Menurut dia, pemerintah telah mendistribusikan satu unit IFP ke setiap sekolah pada 2025 dan menargetkan penambahan tiga unit atau lebih per sekolah pada akhir 2026.

"Penambahan layar digital ini merupakan langkah positif karena revitalisasi sekolah harus sekaligus mempersiapkan ruang belajar yang sesuai dengan tuntutan zaman," ujarnya.

Ia mengatakan anak-anak harus memiliki kesempatan yang sama memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, baik di perkotaan maupun daerah terpencil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Megapolitan
Lahan Bekas 10 Rumah Sultan...
Megapolitan
UMKM Sudah Waktunya Manfaat...
Luar Negeri
Ketegangan Tarif Membayangi...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.