Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Luar Biasa Ketabahan Umat, 33 Tahun Urus Izin Pendirian Gereja Kalvari. Gubernur Berjanji Akan Bersikap Adil

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 18:02 WIB | Oleh:
Luar Biasa Ketabahan Umat, 33 Tahun Urus Izin Pendirian Gereja Kalvari. Gubernur Berjanji Akan Bersikap Adil Doc: ist
Ket. Ignatius Kardinal Suharyo meresmikan gereja Kalvari Lubang Buaya Jakarta, Minggu (14/9).

JAKARTA – Prestasi, ketabahan, dan kerja keras umat Gereja Kalvari, Paroki Lubang Buaya, Jakarta Timur perlu diacungi jempol. Bayangkan saja mereka harus menunggu 33 tahun untuk mempunyai gereja. Sangat sulit memperoleh izin pendirian gedung gereja.

Bersyukur, Gubernur Jakarta Pramono Anung berjanji akan bersikap adil terkait perizinan tempat ibadah. “Sebagai gubernur, saya memastikan akan mempercepat proses perizinan tempat ibadah dan bersikap adil bagi seluruh umat beragama Jakarta,” tandas Pramono, Minggu (14/9).

Dia mengatakan ini usai meresmikan gereja Kalvari, Lubang Buaya. "Maka, untuk itu saya tidak ingin berpanjang-panjang. Tapi saya sungguh-sungguh sebagai Gubernur Jakarta akan menjadi gubernur yang sama bagi seluruh umat semua agama," ucapnya.

Selain itu, Pramono minta Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, dan Dinas Sumber Daya Air untuk memperhatikan kondisi Gereja Kalvari yang sering dilanda banjir.

Setelah berjuang mengurusu izin selama 33 tahun akhirnya Gedung Gereja Paroki Kalvari, Lubang Buaya, Jakarta diresmikan Gubernur Jakarta Pramono Anung. Berbagai gangguan sempat dialami upaya-upaya membangun gereja. Namun, umat Kalvari tidak pernah menyerah sampai akhirnya memiliki Rumah Tuhan.

"Saya diberi kesempatan untuk meresmikan gereja Kalvari, Paroki, Lubang Buaya. Ini sungguh luar biasa,” tandas Pramono, Minggu. Dia berharap mudah-mudahan gereja ini dapat menjadi tempat beribadah bagi umatnya. Terkait dengan kondisi banjir yang berdampak juga ke gereja, Pramono mengatakan masalah banjir memang menjadi keluhan. Ini akan diselesaikan secara bertahap.

Pramono akan minta Wali Kota dan Dinas Sumber Daya Air untuk melakukan upaya-upaya agar bisa dilakukan pencegahan untuk mengantisipasi banjir dan persoalan lainnya. “Upaya pencegahan banjir atau persoalan lain dapat dilakukan dengan perbaikan yang tidak mengganggu aktivitas gereja,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Paroki Kalvari Romo Johan Ferdinand mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Pramono Anung karena sudah  bersedia hadir secara langsung untuk peresmian Gereja Kalvari. Ia mengatakan gereja ini menerima banyak bantuan secara materi dari Provinsi Jakarta.

Romo Johan juga mengucapkan terima kasih banyak untuk perhatian pemerintah Jakarta bagi pembangunan gereja ini. “Kami juga apresiasi Gubernur yang menyatakan gereja ini akan terus mendapat perhatian dan mendapat bantuan materi dari Pemerintah Provinsi Jakarta,” kata dia.

Sebelumnya Pemprov Jakarta mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) secara defenitif tuntuk membangun Gereja Katolik Kalvari. Izin pendirian tersebut diberikan saat Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan pada 21 Desember 2021. Setelah diberikan izin tersebut dilakukan pembangunan gereja hingga diresmikan pada Minggu ini.

Peresmian ini menandai akhir dari proses panjang perizinan gereja yang telah berlangsung selama 33 tahun. Dalam sambutannya, Pramono menyinggung lamanya proses perizinan yang harus dilalui gereja tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Daerah
Peluncuran Sekolah Lansia d...
Luar Negeri
Italia Usul Tambah Pajak Ba...
Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.