Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kader dan Posyandu Duri Pulo Wakili Jakpus di Tingkat Provinsi

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 16:40 WIB | Oleh:
Kader dan Posyandu Duri Pulo Wakili Jakpus di Tingkat Provinsi Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakpus
Ket. Kegiatan penilaian Bidang Kesehatan Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 yang digelar di Kantor Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (11/8).

JAKARTA -- Kader dan Posyandu Melati 2 Duri Pulo mewakili Jakarta Pusat (Jakpus) dalam Penilaian Bidang Kesehatan Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 setelah melalui seleksi berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga kota.

"Dari delapan kecamatan, dipilih satu terbaik dari posyandu dan satu terbaik dari kader. Kebetulan, keduanya dari Posyandu Melati 2 mewakili Jakarta Pusat," kata Tim Pembina Posyandu Tingkat Kota Jakarta Pusat Lusya Agustina dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan pihaknya optimistis kader dan Posyandu Melati 2 Duri Pulo dapat meraih hasil terbaik dalam penilaian tersebut dan melanjutkan kompetisi hingga tingkat nasional.

Menurut dia, kehadiran Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun dan Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Jakarta Pusat Nurhidayat menjadi bentuk dukungan pemerintah kota terhadap kader dan posyandu yang mengikuti penilaian tingkat provinsi.

"Melihat paparan mereka, kita sangat optimis karena dapat menjawab dengan baik pertanyaan dari juri. Harapan kami tembus tiga besar," ujar Lusya.

Sementara itu, Kader Posyandu Melati 2 Clara Sanjamil mengatakan sejumlah program unggulan dan inovasi posyandu telah dipaparkan di hadapan dewan juri.

Salah satunya, yaitu program "Kasih Go", yakni kegiatan kader posyandu mengunjungi warga, serta "Berlian Pojok Bermain" yang menyediakan ruang bermain bagi anak saat kegiatan posyandu berlangsung.

Clara berharap berbagai inovasi yang dikembangkan Posyandu Melati 2 Duri Pulo dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi nilai tambah dalam penilaian tingkat provinsi.

"Saya memberitahu tentang program dan inovasi, seperti "Kasih Go" ini merupakan program para kader posyandu mengunjungi warga. Kemudian, ada "Berlian Pojok Bermain" anak, yakni ketika posyandu datang, anak-anak tidak bosan karena bisa bermain," papar Clara. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Calon Pekerja Migran Bali B...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.