Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Makam Sutrimo Hari Ini Dibongkar Polda Metro Jaya

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 11:27 WIB | Oleh:
Makam Sutrimo Hari Ini Dibongkar Polda Metro Jaya Doc: ant
Ket. pembongkaran makam

BANYUMAS – Makam Sutrimo di Banyumas, Jateng, hari ini dibongkar Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya. Pembongkaran atau ekshumasi dilakukan di Pemakaman Bantaragung, Desa Wlahar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu, untuk kepentingan penyidikan terkait kematian almarhum.

Sutrimo merupakan kepala rumah tangga (karumga) mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Ekshumasi dilakukan setelah keluarga melaporkan kematian Sutrimo ke Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas pada Sabtu (8/8) karena dalam beberapa waktu terakhir muncul kabar simpang siur terkait penyebab kematian meskipun sebelumnya pihak keluarga telah mengikhlaskannya. Laporan tersebut selanjutnya dilimpahkan kepada Polda Metro Jaya.

Saat memberi keterangan pers sebelum pelaksanaan ekshumasi di Pemakaman Bantaragung, Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Banyumas, Rabu (12/8), Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan ekshumasi merupakan bagian dari proses penyidikan yang dilakukan bersama Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas.

"Hari ini (12/8) ada tiga tahapan kegiatan, yang pertama pelaksanaan bongkar kuburan atau lebih banyak kita kenal dengan istilah ekshumasi," katanya.

Menurut dia, tahapan berikutnya berupa pemeriksaan luar jenazah untuk memastikan identitas, kemudian pemeriksaan bagian dalam jenazah.

Pemeriksaan dilakukan tim gabungan dokter forensik dari Perhimpunan Dokter Forensik Medikolegal Indonesia (PDFMI) Jaya, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Ia mengatakan terdapat dua laporan masyarakat yang berkaitan dengan perkara tersebut, yakni laporan di Bareskrim Polri dan laporan keluarga almarhum di Polresta Banyumas.

Ia menegaskan keluarga telah memberikan izin dan restu secara resmi untuk pelaksanaan ekshumasi guna mengetahui riwayat medis serta temuan yang dapat membantu mengungkap penyebab kematian Sutrimo.

"Kami juga mengajak kepada seluruh masyarakat sekalian memberikan ruang, ruang empati kepada keluarga almarhum," kata Budi.

Sementara itu, Ketua PDFMI Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti mengatakan pemeriksaan dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan sejumlah ahli, termasuk dari Laboratorium Forensik, Laboratorium Psikologi UI dan Unair, ahli DNA, serta ahli histopatologi anatomi.

Menurut dia, seluruh hasil pemeriksaan dan laboratorium akan digunakan untuk menentukan cara dan sebab kematian Sutrimo, termasuk memastikan apakah kematian tersebut natural atau tidak natural.

Dia mengatakan kondisi tanah di sekitar makam yang relatif kering dan baik diperkirakan dapat meminimalkan kesulitan dalam proses ekshumasi.

"Prosesnya kan kita pengambilan sampel, kita tidak langsung menyatakan apa bagaimana, nanti mungkin menunggu hasilnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.