Cadangan Minyakita Wilayah Sumut Mencapai 21,5 Juta Liter
📅 Rabu, 12 Agu 2026, 11:33 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ant
MEDAN – Untuk mengamankan gejolak harga, Sumut menyetok jutaan liter Minyakita. Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memiliki stok sekitar 21,5 juta liter Minyakita guna menjaga ketersediaan pasokan minyak goreng di pasar sekaligus mendukung stabilitas harga di daerah tersebut.
"Dari total tersebut, penyaluran Minyakita terdiri atas bantuan pangan dan distribusi ke pasar serta jaringan lainnya, terhitung dari Januari hingga 11 Agustus 2026," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Rabu.
Budi mengatakan penyaluran Minyakita untuk program bantuan pangan periode sebelumnya mencapai sekitar 7,02 juta liter, untuk penyaluran ke pasar 7,5 juta liter, dan selebihnya ke Rumah Pangan Kita (RPK) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
"Kami terus meningkatkan penyaluran ke pasar termasuk warung-warung dan toko grosir agar distribusi Minyakita semakin merata dan mudah diakses masyarakat," katanya.
Untuk itu, pihaknya menargetkan pasokan Minyakita ke seluruh mitra di Sumut guna mencapai tiga juta liter bulan ini, sebelumnya dua juta liter agar memperluas akses ke masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Budi mengimbau masyarakat membeli Minyakita di toko atau gerai yang memasang spanduk atau logo Bulog, agar memperoleh produk sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp15.700 per liter.
"Jika masyarakat menemukan Minyakita dijual di atas HET, sebaiknya tidak membelinya. Carilah toko yang menjual sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah," katanya.
Selain memastikan ketersediaan pasokan, Bulog Sumut juga terus mengawasi kualitas Minyakita melalui pengendalian mutu yang diterapkan oleh para produsen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan proses "higienitas" dan keamanan pangan telah memenuhi standar yang ditetapkan. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kualitas Minyakita yang beredar di pasaran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!