Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sederet Fakta Admin Gejayan Memanggil Syahdan Husein Ditangkap di Bali, Misteri Penangkapan Bikin Publik Bingung

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 10:50 WIB | Oleh:
Sederet Fakta Admin Gejayan Memanggil Syahdan Husein Ditangkap di Bali, Misteri Penangkapan Bikin Publik Bingung Doc: Antara
Ket. Potret demo gejayan memanggil

JAKARTA - Gelombang kehebohan melanda jagat maya setelah kabar penangkapan Syahdan Husein, admin akun fenomenal Gejayan Memanggil, merebak ke publik. 

Aktivis yang dikenal vokal di media sosial itu diciduk di Bali pada Senin (1/9/2025) malam, lalu tanpa banyak penjelasan langsung diterbangkan ke Jakarta pada dini hari berikutnya. 

Informasi ini pertama kali mencuat lewat keterangan keluarga, sebelum dikonfirmasi LBH Bali.

Namun, yang bikin publik terperangah, polisi justru membantah keberadaan nama Syahdan dalam daftar 169 orang yang ditangkap buntut kerusuhan demo di Denpasar. 

Ada apa sebenarnya di balik penangkapan ini?

Ditangkap tapi Tak Masuk Daftar Resmi

Anggota LBH Bali, Rezky Pratiwi, menyebut hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait tindak pidana apa yang menjerat Syahdan. 

Anehnya, meski ditangkap di Bali, Syahdan bukan warga setempat, kehadirannya di Pulau Dewata hanya kebetulan.

Di sisi lain, Polda Bali menegaskan nama Syahdan tidak pernah masuk dalam daftar tersangka maupun orang yang diamankan. 

Padahal, LBH sudah memastikan Syahdan memang dibawa aparat. 

Situasi ini jelas memunculkan teka-teki dan menimbulkan kesan adanya “penangkapan misterius” di luar jalur hukum yang transparan.

Latar Kerusuhan dan Tuduhan Anarkis

Kerusuhan besar di depan Mapolda Bali dan DPRD Bali pada Sabtu (30/8/2025) berujung pada penangkapan 169 orang, meski sebagian besar langsung dibebaskan. 

Hanya sembilan nama yang ditetapkan tersangka dengan tuduhan perusakan, pengeroyokan, hingga pelemparan bom molotov. Syahdan sama sekali tak ada dalam daftar itu. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Daerah
Batu Sengaja Ditaruh di Rel...

Kongo Mulai Vaksinasi Ebola untuk 50.000 Petugas Kesehatan

42 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Kongo Mulai Vaksinasi Ebola...
Advertisement
Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.