Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Bertekad Perluas Program MBG

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 02:10 WIB | Oleh:
Pemerintah Bertekad Perluas Program MBG Doc: Humas Kemenko Polkam
Ket. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal Pol. (Purn) Budi Gunawan

JAKARTA - Pemerintah terus mempercepat dan memperluas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai prioritas nasional.

Program ini digagas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Program ini adalah strategi menyeluruh untuk membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini,” kata Menko Polkam Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan dalam keterangan tertulis, Senin (4/8).

Hingga akhir Juli 2025, program ini telah menjangkau 7.374.135 penerima manfaat di seluruh Indonesia. Sebanyak 2.375 dapur komunitas gizi atau Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi.

Program MBG menyasar anak sekolah, balita, ibu hamil dan menyusui, serta santri di pesantren dan sekolah keagamaan. Setiap SPPG mampu melayani rata-rata 3.000 orang per hari.

“Bila anak-anak kita sehat dan cerdas, masa depan bangsa akan lebih terjamin,” ujar Budi Gunawan seraya menegaskan bahwa ketahanan gizi merupakan fondasi utama ketahanan nasional.

Program MBG menjadi respons langsung terhadap tiga tantangan utama gizi di Indonesia. Yakni kekurangan gizi, kelebihan gizi, dan kekurangan zat gizi mikro.

Data tahun 2022 menunjukkan, 32 persen anak mengalami anemia dan 41 persen tidak sarapan. Sementara 58 persen anak Indonesia memiliki pola makan tidak sehat.

Menu MBG dirancang dengan prinsip “Isi Piringku” dan memenuhi 25–35 persen kebutuhan gizi harian. Penyusunan menu melibatkan ahli gizi dan diawasi oleh Badan Gizi Nasional serta pemerintah daerah.

Pengawasan juga didukung sistem digital nasional untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program. Ini mencakup distribusi, kualitas menu, serta evaluasi dampak.

“Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan tidak ada anak Indonesia yang tertinggal karena kelaparan atau gizi buruk,” ujar dia.

Selain aspek kesehatan, program MBG juga memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Melalui penciptaan lapangan kerja dan pengurangan beban pengeluaran keluarga.

Hingga saat ini, lebih dari 100 ribu lapangan kerja baru telah tercipta dari pelaksanaan MBG. Program ini melibatkan UMKM, petani, nelayan, dan koperasi lokal.

Presiden Prabowo menargetkan 20 juta penerima manfaat sebelum 17 Agustus 2025. Di akhir tahun, target penerima manfaat meningkat hingga 82,9 juta orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aktivitas Pembuat Sagu Tradisional di Tulehu

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Aktivitas Pembuat Sagu Trad...

Raker Komisi III DPR Bersama KPK dan BNN

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Raker Komisi III DPR Bersam...

Ini Teks Lengkap 14 Poin Kesepakatan Damai AS-Iran

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Ini Teks Lengkap 14 Poin Ke...

Kondisi Air Sungai Ciujung Menghitam

2 jam lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Kondisi Air Sungai Ciujung ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
Harry Kane Pimpin Inggris Hancurkan Kroasia 4-2 di Laga Grup L Piala Dunia

Harry Kane Pimpin Inggris Hancurkan Kroasia 4-2 di Laga Grup L Piala Dunia

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.