Bank Mandiri Bekali 350 Siswa Difabel Hadapi Dunia Kerja
📅 Kamis, 06 Agu 2026, 15:35 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan kesempatan kerja yang inklusif melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Mandiri Sahabat Difabel. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan penyandang disabilitas memasuki dunia kerja sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia yang lebih inklusif.
Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Karena itu, Bank Mandiri terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk bagi penyandang disabilitas.
"Melalui program Mandiri Sahabat Difabel, kami ingin membekali para peserta dengan keterampilan, kepercayaan diri, dan kesiapan memasuki dunia kerja. Ini merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri untuk menciptakan ekosistem yang semakin inklusif, di mana setiap orang dapat merasa nyaman dan setara dalam meraih kesempatan, sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ujar Adhika.
Program Mandiri Sahabat Difabel dilaksanakan bekerja sama dengan Yayasan Institusi Disabilitas Indonesia (INDISI). Melalui kolaborasi tersebut, Bank Mandiri memberikan pelatihan kesiapan kerja (job readiness training) kepada sekitar 350 siswa penyandang disabilitas yang berasal dari tujuh Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah DKI Jakarta.
Materi pelatihan disusun untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Selama program berlangsung, peserta akan mengikuti 90 sesi pelatihan yang terbagi ke dalam 15 kelas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun materi yang diberikan dalam program tersebut meliputi:
- Pengembangan self awareness dan pembentukan mindset kerja.
- Peningkatan working attitude serta kemampuan bekerja dalam tim.
- Pengenalan dunia kerja dan penyusunan curriculum vitae (CV).
- Persiapan memasuki dunia kerja.
- Pemahaman mengenai hak dan kewajiban di lingkungan kerja.
- Simulasi wawancara kerja.
Program Mandiri Sahabat Difabel dijadwalkan berlangsung mulai 20 Juli hingga 11 September 2026. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, peserta akan mengikuti proses seleksi yang dilakukan Human Capital Bank Mandiri untuk memperoleh kesempatan mengikuti program magang di Bank Mandiri sebagai bagian dari pengembangan pengalaman kerja.
Adhika menilai kolaborasi dengan Yayasan INDISI menjadi faktor penting dalam memastikan pelaksanaan program mampu menjawab kebutuhan para peserta. Menurutnya, sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan akan memperkuat dampak program dalam membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi penyandang disabilitas.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menciptakan dampak yang berkelanjutan. Kami optimistis program ini dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi, meningkatkan daya saing, serta berkontribusi secara optimal di dunia kerja," tambahnya.
Ke depan, Bank Mandiri menegaskan akan terus memperkuat berbagai program TJSL yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat sejalan dengan semangat Sinergi Majukan Negeri dan Nyaman Bersama Mandiri. Perseroan juga berkomitmen menghadirkan program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional yang inklusif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!