Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Jaktim Gencarkan Skrining TBC Lewat Cek Kesehatan Gratis

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 16:22 WIB | Oleh:
Pemkot Jaktim Gencarkan Skrining TBC Lewat Cek Kesehatan Gratis Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Program skrining Tuberkolosis (TBC) yang terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari Pemerintah Kota Jakarta Timur di RPTRA Cililitan, Jakarta Timur

Jakarta, 06/8 (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur mulai menggencarkan program skrining Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang menyasar 77 ribu lebih warga.

"Ada 778 titik lokasi fokus (lokus) yang tersebar di seluruh Jakarta Timur. Setiap titik menargetkan 100 warga, sehingga total ada 77.800 orang yang disasar untuk menekan angka kasus TBC," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Jakarta Timur Fauzi di Jakarta, Kamis.

Fauzi menyebut, skrining ini menjadi salah satu pekerja rumah (PR) bersama para camat dan lurah untuk keterlibatan satu lokasi fokus (lokus) dalam rangka menekan orang yang terindikasi penyakit TBC.

"RPTRA Cililitan merupakan satu dari 778 titik lokasi fokus (lokus), yang disasar untuk menekan angka kasus TBC secara signifikan. Setiap titik lokus ditargetkan 100 warga mengikuti skrining," ujarnya.

Selain melakukan deteksi dini, edukasi kepada masyarakat juga harus terus dilakukan untuk menghilangkan stigma negatif terhadap penderita TBC. Stigma negatif sering kali membuat pasien TBC dikucilkan atau terisolasi dari lingkungan sekitarnya.

"Terpenting dari kegiatan ini yaitu keterlibatan masyarakat karena masih ada stigma ketika orang terkena TBC, yang lain takut bergaul, dan terkesan diasingkan," ujar Fauzi.

Melalui skrining ini, dia mengimbau warga untuk tidak takut berobat demi memutus rantai penularan sejak dini. Pencegahan juga dilakukan dengan konsisten menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan menjaga kesehatan.

"Dari kegiatan ini kita bangun pemahaman kepada warga masyarakat ketika mereka terindikasi penyakit TBC harus segera memeriksa diri dan cepat diobati, agar cepat tertangani dan tidak menular ke yang lainnya," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Para Atlet Dayung Menyumbang Dua Medali Perak

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Para Atlet Dayung Menyumban...

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Ubed Pahlawan Medali Emas, ...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.