Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Kebakaran Lahan dan Kekeringan, Pemkot Cirebon Optimalkan Call Center 112

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 18:59 WIB | Oleh:
Antisipasi Kebakaran Lahan dan Kekeringan, Pemkot Cirebon Optimalkan Call Center 112 Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Warga saat menunjukkan layanan Cirebon Siaga 112 di Kota Cirebon, Jawa Barat, Rabu (5/8).

CIREBON, JAWA BARAT - Percepat penanganan kebakaran lahan dan potensi bencana lainnya selama musim kemarau 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jawa Barat, mengoptimalkan layanan darurat Cirebon Siaga 112.

Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati di Cirebon, Rabu (5/8), mengatakan masyarakat diminta memanfaatkan layanan tersebut apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran agar petugas dapat segera melakukan penanganan.

Menurut dia, percepatan pelaporan menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah kebakaran meluas, terutama di wilayah yang rawan mengalami kekeringan seperti Kelurahan Argasunya.

“Jika melihat potensi kebakaran atau bencana lainnya, segera laporkan kepada pemerintah melalui layanan Cirebon Siaga 112 agar bisa segera ditangani,” katanya.

Farida menyampaikan, pihaknya telah meninjau kawasan Argasunya yang berada di wilayah selatan Kota Cirebon untuk melihat dampak musim kemarau.

Dalam peninjauan tersebut, ia mendapati sejumlah lahan dengan rerumputan yang mengering, bahkan sebagian di antaranya telah terbakar akibat kondisi cuaca yang panas.

Ia mengatakan Pemerintah Kota Cirebon telah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan dan kebakaran lahan sejak 1 Juli hingga 30 September 2026, sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.

Menurut dia, keberhasilan penanganan kebakaran lahan tidak hanya bergantung pada kesiapan petugas, tetapi juga partisipasi masyarakat dalam melaporkan kejadian secara cepat.

“Sebagian lahan terlihat sudah terbakar. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan agar kejadian serupa tidak terus berulang,” ujarnya.

Farida mengimbau masyarakat tidak membakar sampah sembarangan karena tindakan tersebut dapat memicu kebakaran di tengah kondisi lahan yang kering.

Ia juga meminta warga memastikan api benar-benar padam apabila melakukan pembakaran yang tidak dapat dihindari, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.

“Meski faktor cuaca tidak dapat dikendalikan, masih banyak upaya yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran, salah satunya dengan tidak membakar sampah sembarangan,” katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Alwi Farhan Memperpanjang N...
Megapolitan
Perubahan APBD DKI 2026 Dis...
Advertisement
Alwi Farhan Memperpanjang Napas, Tundukkan Li Shi Feng, Posisi 1-2

Alwi Farhan Memperpanjang Napas, Tundukkan Li Shi Feng, Posisi 1-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.