Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI Terapkan ISO 27001 demi Perkuat Keamanan Data Pelanggan

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 21:25 WIB | Oleh:
KAI Terapkan ISO 27001 demi Perkuat Keamanan Data Pelanggan Doc: KAI

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan ISO 27001 untuk melindungi data milik 30.449.049 pengguna. Penerapan standar internasional ini didukung oleh tingkat kematangan tata kelola teknologi informasi level 3,8.

Aplikasi Access by KAI juga telah mencatatkan sebanyak 9.058.935 pengguna aktif hingga tanggal 30 Juni 2026. Jumlah unduhan kumulatif aplikasi digital tersebut saat ini telah berhasil mencapai sebanyak 41.011.320 kali.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan keterangan resmi terkait dengan pelindungan data pengguna. Informasi mengenai kebijakan privasi disajikan pada aplikasi untuk membantu masyarakat memahami hak pelindungan data.

“Pelanggan mempercayakan sejumlah informasi kepada KAI ketika menggunakan layanan digital. Kepercayaan tersebut kami jaga melalui penguatan sistem, tata kelola, kompetensi pekerja, dan mekanisme pelindungan data yang terus dievaluasi,” ujar Anne.

Layanan Face Recognition Boarding Gate tercatat melayani sebanyak 5.555.034 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh. Fasilitas pemindaian wajah tersebut memudahkan proses verifikasi identitas penumpang secara praktis tanpa membawa kartu.

Anne menegaskan bahwa registrasi data wajah bersifat sukarela dan memerlukan persetujuan pribadi dari setiap pelanggan. Data registrasi yang mencakup Nomor Induk Kependudukan akan disimpan secara otomatis selama satu tahun.

“Persetujuan pelanggan menjadi bagian penting dalam layanan Face Recognition. Pelanggan tetap dapat menggunakan mekanisme boarding lain yang tersedia apabila tidak mendaftarkan data wajahnya,” kata Anne.

Ia menambahkan bahwa pengelolaan data dilakukan sesuai Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. Perusahaan juga telah menetapkan Data Protection Officer untuk mengawal penerapan seluruh kebijakan kepatuhan internal.

“Semakin luas penggunaan layanan digital, semakin besar pula tanggung jawab KAI dalam menjaga sistem dan data pelanggan. Kemudahan pelayanan harus berjalan bersama keamanan, transparansi, dan penghormatan terhadap hak pelanggan,” ujar Anne. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Nasional
Mensos Ajak Warga Aktif Kor...
Luar Negeri
Kepulauan Pasifik Terancam ...
Nasional
Wamendiktisaintek Sebut Tem...
Luar Negeri
Aljazair Buka Pintu Lebar I...

BNPB: Kualitas Udara Kalbar Berbahaya

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BNPB: Kualitas Udara Kalbar...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.