Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Profesor Termuda Teknologi Pendidikan UMPR Raih Rekor MURI Kedua

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 16:55 WIB | Oleh:
Profesor Termuda Teknologi Pendidikan UMPR Raih Rekor MURI Kedua Doc: ANTARA/Universitas Muhammadiyah Palangka raya
Ket. Prefesor termuda Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) Prof Dr Ir Chandra Anugrah Putra ST MIKom resmi menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Profesor Termuda Bidang Teknologi Pendidikan di Indonesia, sekaligus menorehkan Rekor MURI keduanya sepanjang karier akademik.

PALANGKA RAYA -- Dosen Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) Prof Dr Ir Chandra Anugrah Putra ST MIKom kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah menerima penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Profesor Termuda Bidang Teknologi Pendidikan di Indonesia, sekaligus menjadi Rekor MURI kedua yang diraihnya sepanjang karier akademik.

Rektor UMPR Assoc Prof Dr Muhamad Yusuf SSos MAP di Palangka Raya, Kamis, mengatakan bahwa capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi UMPR, Persyarikatan Muhammadiyah, masyarakat Kalimantan Tengah, serta dunia pendidikan Indonesia.

"Keberhasilan Prof Chandra merupakan kebanggaan bagi Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Persyarikatan Muhammadiyah, masyarakat Kalimantan Tengah, serta dunia pendidikan Indonesia. Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa," katanya.

Yusuf mengatakan penghargaan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik Prof Chandra. Sebelumnya, pada 2018, ia juga menerima Rekor MURI sebagai dosen pemilik Hak Kekayaan Intelektual (HKI) terbanyak di Indonesia.

Menurut dia, dua penghargaan MURI tersebut menunjukkan konsistensi Prof Chandra dalam melahirkan inovasi dan menghasilkan karya yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta pendidikan di Indonesia.

Sebagai akademisi di bidang teknologi pendidikan, Prof Chandra dikenal aktif melakukan penelitian, menghasilkan publikasi ilmiah, mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi, serta mendorong transformasi digital dalam dunia pendidikan. Berbagai inovasinya telah dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan mutu pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan.

Sementara itu, Prof Chandra mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya dan menyebut capaian tersebut sebagai amanah untuk terus berkarya dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Alhamdulillah, penghargaan ini saya persembahkan kepada kedua orang tua, keluarga, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Persyarikatan Muhammadiyah, para guru, dosen, mahasiswa, sahabat, serta seluruh pihak yang telah memberikan doa, dukungan, dan kesempatan kepada saya untuk terus berkembang," katanya.

Ia meyakini prestasi terbaik adalah prestasi yang memberikan manfaat bagi banyak orang. Karena itu, penghargaan tersebut menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan inovasi dan menghasilkan karya yang berdampak bagi kemajuan pendidikan Indonesia.

Rekor MURI sebagai Profesor Termuda Bidang Teknologi Pendidikan di Indonesia sekaligus memperkuat posisi UMPR sebagai perguruan tinggi yang konsisten mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul, inovatif, dan berdaya saing.

Prestasi tersebut juga menjadi bukti bahwa akademisi asal Kalimantan mampu bersaing dan memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Dengan dua Rekor MURI yang diraih pada 2018 dan 2026, Prof Chandra terus mengukuhkan kiprahnya sebagai akademisi produktif yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pendidikan di Indonesia serta diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berinovasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Luar Negeri
G20 Sepakati Tata Kelola Te...
Nasional
Pemerintah Didorong Perkuat...
Nasional
Mempercepat Menuju “Zero ...
Daerah
Pemkot Bandung Benahi Tata ...
Advertisement
Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.