Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK Tindak 15 Perusahaan Pialang Asuransi karena Diduga Beroperasi Tanpa Izin

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 21:40 WIB | Oleh:
OJK Tindak 15 Perusahaan Pialang Asuransi karena Diduga Beroperasi Tanpa Izin Doc: ojk.go.id

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menindak 15 perusahaan yang diduga menjalankan usaha pialang asuransi tanpa izin. Hal ini dilakukan untuk memperkuat penegakan hukum dan meningkatkan tata kelola industri perasuransian.

Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, Selasa (4/8).

Menurut Ogi, pendalaman terhadap perusahaan-perusahaan tersebut masih terus dilakukan dan sebagian kasus telah memasuki proses hukum.

“Upaya penegakan hukum terus dilakukan dengan mengatasi pialang asuransi yang tidak berizin,” ujar dia “Sampai dengan saat ini telah dilakukan pendalaman terhadap 15 perusahaan yang diindikasikan menjalankan usaha pialang asuransi tanpa izin.”

Ogi mengatakan setiap perusahaan pialang asuransi wajib memiliki tenaga pialang bersertifikat dari Lembaga Sertifikasi Profesi. Mereka juga harus terdaftar secara resmi di OJK.

Namun, pengawasan OJK masih menemukan pihak yang menjalankan aktivitas pialang tanpa mengantongi izin. Salah satu modus yang ditemukan adalah mempekerjakan agen asuransi untuk melakukan kegiatan yang menjadi kewenangan perusahaan pialang.

Menurut Ogi, sejumlah kasus telah ditingkatkan ke tahap litigasi oleh penyidik OJK. “Mulai dari penyelidikan, penyidikan dan beberapa telah masuk dalam proses persidangan,” kata dia.

Selain menindak pelaku usaha ilegal, OJK juga memberikan sanksi administratif kepada perusahaan asuransi yang bekerja sama dengan pihak tanpa izin. Perusahaan diminta segera menghentikan kerja sama tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

OJK juga memperkuat sistem pengawasan melalui penerapan QR Code pada Surat Tanda Terdaftar (STDD) pialang asuransi. Sistem tersebut memudahkan masyarakat memverifikasi status dan keabsahan pialang secara real time.

"Sehingga potensi penyalahgunaan oleh pihak yang tidak terdaftar dapat diminimalisasi," kata dia.

Perusahaan pialang asuransi dan reasuransi saat ini wajib melakukan pendaftaran ulang tenaga pialang untuk memperoleh STDD berbasis QR Code. Hingga kini, terdapat 434 pialang yang telah terdaftar serta 191 perusahaan pialang yang memiliki izin dari OJK. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Advertisement
Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo   

Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo  

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.