Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saturday Market, Wadah Bagi Penggiat Pertanian Terpadu

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 15:53 WIB | Oleh:
Saturday Market, Wadah Bagi Penggiat Pertanian Terpadu Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Wali Kota Jakarta Timur Munjirin usai acara East Jakarta Agriculture Festival (EastJakFest) di Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB) Jakarta Timur, Jalan Haji Naman, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Selasa (10/6).

JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Timur berencana membuat Pasar Sabtu (Saturday Market) sebagai wadah bagi penggiat pertanian terpadu (sektor agrikultur) baik pertanian, peternakan dan perikanan di wilayah setempat.

"Kami akan coba musyawarahkan untuk membuat kegiatan yang rutin, yang menjadi agenda Jakarta Timur untuk memfasilitasi para petani, peternak dan perikanan. Seperti 'Saturday Market", misalnya, nanti didiskusikan," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Jakarta Timur, Rabu.

Munjirin menyebutkan, "Saturday Market" nantinya menjadi tempat berkumpulnya para penggiat pertanian, peternakan dan perikanan sebulan sekali, dengan para kolaborator lain yang berpeluang membeli produk mereka.

"Sabtu pagi, misalnya, berkumpul semua para penghasil pertanian, peternakan dan perikanan di Jakarta Timur membuat kegiatan yang nantinya kita kemas menjadi agenda rutin setiap sebulan sekali," katanyam

Kegiatan itu nantinya diberi nama. "Nantinya ada para kolaborator lain yang akan menangkap peluang dari para penggiat," katanya.

Selain itu, pihaknya bersama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Sudin KPKP Jakarta Timur, dan bagian Asisten Perekonomian dan Pembangunan akan membahas terkait lokasi dan kelanjutan "Saturday Market".

"Ini hanya wacana atau usulan dari saya, tapi nanti hasil kesepakatan dari semua mudah-mudahan bisa disepakati, nanti dirapatkan bersama jajaran Pemkot Jakarta Timur, TNI/Polri, KPKP, kita coba bikin wadah," katanya.

Menurut Munjirin, di wilayah Jakarta Timur ini masih banyak lokasi-lokasi yang layak dan bisa dijadikan tempat untuk bercocok tanam (urban farming). "Sehingga masyarakat harus bisa melihat peluang tersebut untuk memanfaatkan lahan yang ada," katanya.

Apalagi, kegiatan pertanian perkotaan bisa dilakukan di ruang ataupun lahan yang masih terdapat sinar matahari sehingga tidak perlu mempermasalahkan keterbatasan lahan di Jakarta.

"Pertanian, perikanan, perkotaan kita tidak kalah dengan daerah-daerah yang memang masih luas lahannya," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Hari Ini Indonesia Berharap...
Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.