Ahmad Muzani: Presiden Prabowo Prihatin Atas Banyaknya Kepala Daerah Terjebak Korupsi
📅 Senin, 03 Agu 2026, 20:22 WIB | Oleh: SriyonoJAKARTA - Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto mengaku prihatin atas maraknya kepala daerah yang tertangkap akibat kasus korupsi.
"Beliau sangat prihatin dengan berbagai macam peristiwa yang terjadi di daerah-daerah, itu banyak kepala daerah yang kemudian terjebak dalam korupsi. Karena itu beliau meminta agar persoalan ini menjadi perhatian yang serius untuk dipikirkan," kata Ketua MPR Ahmad Muzani bersama jajaran pimpinan MPR RI dalam konferensi pers usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/8).
Muzani menyampaikan keprihatinan itu muncul karena kasus korupsi kepala daerah terjadi proses demokrasi yang mahal, unik dan melelahkan untuk membentuk penyelenggaraan pemerintah daerah.
Isu proses demokratisasi dan penyelenggaraan pemerintah daerah tersebut juga menjadi sorotan Presiden Prabowo dalam konsep Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) yang diserahkan pimpinan MPR RI pada hari ini.
"Presiden sangat memberi perhatian dalam hal atau berbagai macam poin antara lain proses demokratisasi dan seterusnya," jelas Muzani.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menyampaikan bahwa dalam kesempatan itu jajaran pimpinan MPR RI sudah menyerahkan konsep PPHN kepada Presiden Prabowo Subianto dan pembahasannya dilakukan dalam suasana produktif dan terbuka.
Terkait hal tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan dukungan terhadap keberadaan PPHN sebagai pedoman pembangunan yang berlaku lintas pemerintahan. Dengan demikian PPHN akan menjadi arah yang memastikan keberlanjutan pembangunan lintas periode pemerintahan presiden.
"Presiden pada prinsipnya menyerahkan kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat untuk menjadikan Pokok-Pokok Haluan Negara sebagai pedoman bagi lintas pemerintahan," tutur Muzani.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan tersebut, pimpinan MPR RI juga mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR yang direncanakan berlangsung pada 14 Agustus 2026.
Pimpinan MPR RI mengundang Presiden Prabowo Subianto selaku Kepala Negara untuk menyampaikan laporan tahunan atas kinerja kementerian/lembaga negara dalam kesempatan tersebut.
Selain Ketua MPR RI Ahmad Muzani, pertemuan dengan Presiden itu juga dihadiri oleh Wakil MPR Lestari Moerdijat, Eddy Soeparno, Hidayat Nur Wahid, Bambang Pacul dan Rusdi Kirana.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!